Showing posts with label Trucukan. Show all posts
Showing posts with label Trucukan. Show all posts

Tips Agar Burung Trucukan Rajin Berkicau

Burung Trucukan adalah burung yang sangat mudah untuk dirawat, burung yang berukuran sedang ini bisa memiliki kicauan yang beragam bila dipelihara dari anakan, meskipun burung trucukan harganya murah, namun bila memiliki isian yang beragam dan bisa berkicau atraktif, tentu saja akan sangat menghibur. Jika hanya untuk bertahan hidup, burung ini diberi nasi atau pakan ayam pun bisa. Namun saya yakin lama kelamaan anda pasti akan bosan.

Agar burung trucukan rajin berkicau, marilah kita sama-sama merawat burung garuda kecil ini dengan baik. memberikan pakan terbaik dan memberikan sentuhan dengan penuh kasih sayang, berikut ini Gembala ingin membagikan tips agar burung trucukan rajin berkicau :

  • Saat malam, sebaiknya burung dimasukkan ke dalam rumah atau garasi agar burung aman dari tindakan pencurian dan menghindari serangan predator kucing atau tikus. meskipun tidak dikerodong tidak mengapa, namun lebih baik jika burung dikerodong.
  • Usahakan setiap pagi burung dikeluarkan lebih awal sekitar jam 4-5 untuk di embunkan. biarkan ditempat terbuka agar mendapatkan embun dipagi hari sampai matahari terbit.
  • Sekitar jam 7-8 burung dimandikan dengan cara disemprot, jika punya keramba burung ini pun bisa dikeramba.
  • Sementara burung sedang mandi, sangkar harian juga dibersihkan dari kotoran dan sisa makanan. 
  • Setelah puas dimandikan, selanjutnya burung dijemur sekitar 1 jam, kemudian berikan pisang segar, dan jangkrik 2 ekor.
  • Setiap dua hari sekali berikan pepaya satu potong untuk pengganti pisang, karena buah pisang sangat baik untuk pencernaan dan meredam birahi.
  • Siang hari dan sepanjang hari burung tak usah dikerodong, melainkan gantung diteras atau dibawah pohon, karena saat kenyang burung ini akan rajin berkicau. Umumnya di setiap pagi burung ini akan berkicau ropel, meskipun burung yang belum jinak sekalipun.


Itulah yang dapat saya bagikan untuk teman-teman sekalian. Hal terpenting agar burung trucukan rajin berkicau dan ropel adalah jangan melepaskan burung ini dari buah-buahan segar. good luck...

Ekor Burung Trucukan Rusak, Penyebab dan Solusinya Ada Disini

Seringkali kita mendapati ekor burung TR - Trucukan yang mudah rusak dan tak sempat panjang, tentu saja hal ini merusak pandangan kita terhadap keeksotisan burung tersebut. Padahal bila ekor terawat, burung trucukan memiliki penampilan yang sangat bagus, bila sedang berkicau dan ekor sedang dikembangkan semua tampak indah, serasi dan hampir mirip dengan penampilan burung Garuda. Sebenarnya apa penyebab ekor burung trucukan mudah rusak? mari kita ungkap disini.

Oleh Komunitas Pecinta Burung Trucukan sering di ungkap pertanyaan diatas, sebagian TR Mania yang masih baru hanya membiarkan atau bingung cara mengatasinya. Sebelum mencari solusinya, mari kita pelajari dahulu penyebab dari rusaknya ekor tersebut.

Penyebab Rusaknya Bulu Ekor Burung Trucukan
Ekor burung mudah rusak banyak penyebabnya dari faktor internal dan eksternal. salah satu dari eksternal adalah tingkah atau kelakuan burung yang membuat bulu burung mudah patah yang diawali dari tertekuk pada batangan bulu dan akhirnya patah, biasanya ini terjadi pada burung yang masih liar dan terlalu giras, bisa juga terjadi pada burung yang OB atau stress.

Yang kedua yaitu faktor internal yaitu buruknya gizi yang diberikan untuk burung tr. Salahsatu penyebab adalah makanan yang rendah gizi atau perawatan tanpa EF, yaitu pemilik tidak pernah memberi EF Serangga atau buah dan hanya disediakan air dan voer aja, yang kedua adalah penyakit pada sistem pencernaan yang tidak bisa mencerna dan menyerap nutrisi denga baik. salah satu penyebabnya adalah bakteri, virus dan cacing yang hidup karena kebersihan yang tidak terjamin.

Solusi mengatasi ekor rusak
Faktor internal

Apabila cacingan bisa segera diberi obat cacing yang terlebih dahulu dburung dibuat puasa setengah hari, lalu beri obat. setelah 30-1 jam beri voer yang sifatnya tidak mudah dicerna langsung atau dimakan cacing dan sangat efektif mematikan cacing.

Bakteri atau virus yaitu dengan menjaga kesehatan burung dengan perilaku hidup bersih salahsatunya adalah jangan telat membersihkan tempat kotoran burung, menganti air minum tiap hari dan menganti voer lama dengan yang baru tiap minimalnya 1 minggu sekali agar bibit peyakit tidak masuk kedalam tubuh apabila berlanjut bisa gunakan antibiotik selama 3 hari atau sesuai aturan. anti biotik bisa diberikan 1/5 pil.

OB - over b'rahi atau kutuan,  untuk menyetabilkan b'rahi bisa dengan rajin di mandikan, beri onyong(gambas) dan mentimun. Lebih baik lagi bila burung dipertemukan burung lawan janis. Bila burung terlalu OB, burung akan mematuk atau mencabut bulunya sendiri, hal ini tidak hanya berlaku pada Trucukan, tapi juga untuk burung-burung lainnya.

Faktor Eksternal
Giras, bila burung masih liar atau terlalu giras maka segeralah lakukan penjinakkan dengan cara yang tepat.
Sangkar, gunakan sangkar yang sesuai dengan ukuran burung, ukuran minimal untuk burung Trucukan adalah ukuran 35x35x60cm.

diserang Kutu, apabila terlihat suka menggaruk-garuk ekor dan terlihat ada kutu pada ekor atau bulu lainnya maka perlu dilakukan pembasmian dengan rebusan air sirih atau sampo khusus burung.

Itulah yang dapat saya bagikan untuk teman teman pecinta trucukan, semoga ini menjadi tips yang bermanfaat, bila terdapat kekurangan mohon maaf yang sebesar-besarnya dan silahkan di kritik untuk memperbaiki artikel diatas. Selain itu, temukan berbagai artikel menarik seputar burung hanya dengan mengakses web Gembala News

Perawatan Trucukan, Cucak Ijo, Cucak Jenggot, Cucak Wilis Terbaik

Burung Cucak ijo
Burung-burung yang saya sebutkan diatas dalam judul yaitu burung Trucukan, cucak ijo, cucak wilis dan cucak jenggot adalah beberapa nama burung yang makanan utamanya sama, yaitu buah-buahan yang manis, matang dan segar. Sengaja saya rangkum jadi satu judul karena makanan yang sama dan memiliki kebiasaan yang hampir-hampir mirip meskipun dengan kasta harga yang seperti anak tangga atau berbeda-beda, lihat Daftar Harga Burung Bakalan untuk mengetahui perbedaannya.

Karena ke empat burung tersebut adalah burung pemakan buah-buahan maka cara terbaik merawat dan memelihara burung ini adalah dengan memberi makanan yang disukainya setiap hari dengan jenis yang berbeda-beda agar ada variasi makanan yang masuk dalam tubuh mereka sebagai sumber nutrisi utama agar burung menjadi sehat dan rajin berkicau.

Burung Trucukan

Cucak Jenggot
Pemberian buah seperti Pisang dan pepaya dapat digilir satu hari sekali, Buah sebaiknya setiap hari diganti dengan buah yang segar, meskipun burung ini sudah mau makan voer, namun pemberian buah wajib diberikan agar burung rajin berkicau dan pencernaannya sehat. 

Jadwal pemberian buah dapat anda buat sendiri yang dikombinasikan dengan pemberian EF serangga, sebagai contoh : 
  • Senin diberi pisang segar yang sudah matang dan jangkrik 2 ekor p/s;
  • Selasa 1 potong pepaya matang dan jangkrik 2 ekor p/s;
  • Rabu Pisang segar, kroto 1 sendok dan  jangkrik 2 ekor;
  • Kamis pepaya matang dan jangkrik 2 ekor p/s;
  • Jum'at pisang segar dan jangkrik 2 ekor p/s;
  • Sabtu pepaya matang, kroto 1 sendok dan jangkrik 2 ekor p/s;
  • Minggu pisang dan jangkrik 2 ekor
  • Demikian terus digilir setiap hari dengan buah yang terus digonta ganti.
Selain pemberian pakan yang dijadwal, pemandian juga dapat dijadwal dengan rutin sebisa anda, misalnya anda bisa memandikan setiap hari maka lakukanlah setiap hari, tapi bila tidak bisa setiap hari maka cukuplah 3 hari sekali.

Itulah perawatan harian untuk burung pemakan buah dan serangga yang saya sebutkan diatas, sedangkan untuk perawatan saat burung nyulam atau mabung yang diperlukan adalah burung harus dikerodong, selebihnya pemberian pakan yang stabil dan burung hanya perlu diletakkan ditempat yang nyaman dan jauh dari binatang predator.

Merawat Trucukan Macet Gak Mau Bunyi

Trucukan? tentu saja diantara kita sangat mengenal burung ini sebagai burung yang rajin berkicau di pagi hari. Kicauan ropelnya adalah kicauan yang paling disukai oleh pecinta burung dan senandung nuansa alam yang indah. Burung Trucukan termasuk burung yang sangat mudah dalam perawatannya karena cukuplah diberi voer, nasi atau pisang sudah bisa bertahan hidup dan berkicau sesuka hati.

Namun untuk Ropel Mania, burung yang hanya berkicau jog jog jog tentu saja bukanlah burung favorite, burung yang disukai oleh mereka adalah burung  yang rajin berkicau ropel dan ngerol setiap waktu. Al kisah ada seorang teman ropel mania di ngawi yang memiliki burung trucukan yang rajin berkicau dari pagi sampai malam hari, dia hanya berhenti berkicau ketika makan dan tidur saja, Harga Burung Trucukan itu dibanderol cukup mahal sekitar 250rb.

Lalu bagaimana bila burung yang semula rajin berkicau, tiba-tiba jadi macet bunyinya? Berikut ini Gembala news ingin berbagi catatannya :
  • Burung Trucukan yang sedang macet sebaiknya sering dikeluarkan dari rumah dipagi hari, terutama untuk proses pengembunan sekitar jam 5 pagi, agar burung merasa nyaman dengan suasana pagi yang sejuk.
  • Setelah matahari terbit burung dimandikan, dan sangkar dibersihkan.
  • Kemudian burung diberi pisang kepok matang yang segar dan jangkrik 2 ekor.
  • Kroto dapat diberikan 3 hari sekali sampai burung kembali rajin berkicau, jika tak ada kroto  dapat diberikan UH 1 ekor setiap hari.
  • Trucukan dapat dijemur sekitar 1 jam saja dengan meletakkan sangkar di atas permukaan tanah agar burung semakin jinak dan bersahabat dengan pemilik.
  • Setelah penjemuran dirasa cukup dan bulu sudah kering barulah burung diambil dan digantung diteras sampai sore hari.
  • Setelah malam menjelang barulah burung dimasukkan dirumah atau tetap dibiarkan diteras juga tak mengapa. 
  • Trucukan dapat dikerodong atau tidak dikerodong bila hanya untuk kicauan dirumah.

Itulah cara merawat burung trucukan yang mengalami macet gak bunyi, dimana macetnya trucukan mungkin disebabkan sangkar jatuh atau berpindah pemilik. beberapa tips merawat trucukan dapat anda lihat dibawah ini :
Cara Bikin Trucukan Ropel Betina
Cara Memilih Trucukan Jantan

 

Cara Bikin Trucukan Betina Ropel

Karena begitu banyaknya pecinta burung Trucukan, maka pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi tips Cara Bikin Trucukan Betina Ropel. Mengapa yang betina? karena burung trucukan yang jantan saya perkirakan semua akan ropel bila burung telah merasa nyaman ditempatnya. Bila burung tidak  merasa nyaman dan aman di lingkungannya maka burung jantan maupun betina tidak akan mau berkicau ropel, sebagai kicauan paling favorite untuk burung trucukan.





Selain tempat yang nyaman dan aman, faktor makanan juga mempengaruhi. untuk itu selalu lah beri makanan yang dia sukai, yaitu 1 buah pisang kepok segar setiap 2 hari sekali, Voer yang bersih dan cukup gizi, Jangkrik 2 ekor kalau si burung mau, jika diberi jangkrik tidak mau makan maka penggantinya adalah berikan Ulat Hongkong 4 atau 5 ekor stiap harinya. 


Untuk burung jantan mungkin tidak terlalu jinak pun akan ropel bila perut kenyang, namun tidak demikian untuk burung Trucukan Betina. Setelah burung jinak atau paling tidak jinak lalat dan tidak lagi takut dengan aktivitas manusia, barulah burung betina akan kerja ropel - meskipun dengan volume yang tidak terlalu keras.

Sebagaimana penjelasan dan sharing teman teman di Trucukan Mania, burung Betina Trucukan juga ditandai dengan aktivitasnya yang giras, suka terbang kesana kemari dan burung akan lebih galak bila telah mencapai titik brahi. Selain itu jambul burung betina juga jarang terlihat.

Tulisan pengalaman ini saya bagikan karena saya baru saja mengadopsi se ekor burung trucukan yang sudah ropel dengan volume kecil, namun burung sangat jarang menampakkan jambulnya, burung juga berbadan kecil dengan suara standard jog jog jog yang lebih keras, tidak ada sehelai rambut pun dileher, maka saya simpulkan bila burung trucukan ini adalah burung Betina.

Dari uraian diatas dapat saya persingkat bila Cara Bikin Trucukan Betina Ropel adalah dengan memberi pakan seperti tersebut diatas, dengan kuncinya adalah memberi UH 5 ekor setiap pagi atau siang hari, setelah itu burung akan ropel pelan seharian.

Demikian catatan saya hari ini 03/06/2014 di Soerobojo...  salam ropel mania....

Harga Burung Trucukan Terbaru

Burung Trucukan populer dengan kicauan Ropel dan gaya nggaruda-nya, kicauannya selain digunakan untuk masteran burung Cucak Rowo juga dijadikan sebagai kicauan di rumah. Rumah-rumah joglo  yang sepi dan tenang sangat cocok memelihara burung Trucukan Ropel. Karena semakin banyaknya pecinta burung trucukan maka harga burung ini semakin hari semakin naik.

Meskipun burung jantan memiliki kicauan ropel yang cukup keras yang bisa didengarkan dari radius puluhan meter, ternyata burung trucukan betina juga bisa ropel namun dengan volume yang lebih rendah sehingga hanya mampu terdengar sekitar 5-10 meter, ini pun hanya berlaku untuk trucukan betina yang telah jinak dan mendapat perlakuan perawatan yang baik.

Trucukan nggaruda di fb

Lima tahun yang  lalu harga burung trucukan tidak lebih dari harga burung kutilang, namun saat ini harga burung ini sudah lebih baik, berdasarkan survei pasar berikut ini saya akan berbagi info Harga Terbaru Burung Trucukan 2014.
  • Harga Burung Trucukan Bakalan Muda Hutan : Rp. 30.000,-
  • Harga Burung Trucukan Ngevoer : Rp. 75.000,-
  • Harga Burung Trucukan Ropel > Rp. 150.000,-
  • Harga Burung Trucukan nggaruda > Rp. 100.000,-
  • Harga Burung Trucukan ropel dan nggaruda : > Rp. 200.000,-

Burung Trucukan meskipun bakalan hutan dapat dipastikan tetap berkicau meskipun hanya bunyi jog jog, bahkan anda bisa beruntung bila mendapatkan burung muda prospek yang sudah ropel meskipun masih bakalan muda hutan. Perawatan adalah faktor penting agar burung trucuka rajin berkicau ropel, selain itu burung yang ropel akan berharga lebih tinggi.

Ingin merawat burung trucukan biar rajin berkicau temukan hanya disini

Cara Lain Membedakan Trucukan Jantan dan Betina

Mungkin diantara sekian banyak pecinta burung hanya ada segelintir orang yang gemar menangkaran atau berternak burung, ini adalah sebagai salah satu upaya agar burung berkicau tidak punah dan tinggal kenangan. Mereka oga berternak mungkin karena tidak mengetahui mana burung jantan dan mana burung betina, untuk itulah disini saya ingin menyampaikan Cara Lain Membedakan Trucukan Jantan dan Betina selain Cara Memilih Burung Trucukan Jantan yang telah saya post sebelum ini.

Secara umum inilah Cara Membedakan Trucukan Jantan dan Betina :

TRUCUKAN JANTAN
  • Jika kita lihat dan buka mulutnya, tenggorokan brwarna kuning
  • Ukuran badan lebih besar dan kekar serta lebih tegak
  • Warna hitam di sekitar mata lebih hitam dan contras, umur burung semakin tua lebih semakin kelihatan perbedanya.
  • Warna dada agak sedikit gelap
  • Ekor pada trucukan jantan biasanya ngumpul (tidak menyebar)
  • Bentuk leher lebih kekar dan besar

TRUCUKAN BETINA
  • Jika kita lihat dan buka mulutnya, tenggorokan berwarna normal putih saja
  • Ukuran badan lebih kecil dan ramping 
  • Warna hitam di sekitar mata lebih bersih dan putih
  • Warna dada lebih cerah dibandingkan jantan
  • Ekor pada trucukan jantan biasanya nyebar (tidak ngumpul)
  • Bentuk leher lebih langsing dan ramping 
Dengan perawatan yang rajin dan sabar, burung trucukan jantan akan menjelma menjadi burung hebat dan rajin berkicau setiap waktu. Memiliki mental yang bagus dan bakal menjadi burung idola di dalam rumah, selain itu burung trucukan juga bisa menjadi Masteran Yang Tepat untuk Burung Cucak Rawa.

Setelah mengetahui perbedaan trucukan jantan dan betina, sekarang saatnyalah usaha penangkaran burung trucukan digalakkan karena bila penangkapan besar-besaran terjadi, burung trucukan bisa punah seperti kepunahan burung berkicau lainnya.

Cara Memilih Burung Trucukan Jantan

Banyak sekali kicaua mania yang menyukai Kicauan Burung Trucukan yang suka ropel keras disetiap pagi, dimana burung trucukan yang rajin ngropel adalah Trucukan Jantan sehingga banyak Trucuk mania yang memilih memelihara burung tersebut. Seperti apa cara memilih burung trucukan Jantan? berikut ini saya ingin berkelekar tentang hal tersebut agar kita bisa memelihara burung berkualitas baik, jinak, ropel dan nggaruda.


Cara Memilih Burung Trucukan Jantan :
  • Diantara sekian banyak burung bakalan dalam sangkar koloni atau di dalam sarang burung, pilihlah burung yang paling besar bodinya, paling kencang suaranya dan paling rakus makannya. ini sebuah pertanda burung memiliki nafsu makan yang tinggi dan memiliki gaya berkicau yang bagus.
  • Lebih jauh burung yang masih muda sangat sulit dibedakan jantan atau betinanya, namun akan lebih mudah untuk burung yang sudah dwasa.
  • Burung Jantan bisa diketahui dari terdapatnya beberapa helai rambut yang tumbuh di kepala sisi belakang dan atau sekitar leher. 
  • Burung Jantan memiliki bentuk kepala yang rata, namun suka menjambulkan bulu diatas kepalanya. Jambulnya lebih sering berdiri dibandingkan betina yang hanya sesekali.
  • Trucukan yang bersuara keras bisa juga dilihat dari bentuk paruhnya yang tebal dan panjang, mungkin hanya sebagai contoh, namun bukan patokan.

Itulah Ciri dan Cara memilih burung trucukan jantan yang baik untuk kicauan dirumah agar rumah menjadi ramai dengan kicauan burung yang paling mudah rawatannya.

Kicauan Suara Burung Trucukan Gacor Ropel

Burung Trucukan begitu mudah kita temukan di tepian hutan dan pepohonan di pinggir jalan, burung ini seakan begitu familiar dengan manusia karena makanan burung trucukan banyak tersedia di pepohonan pinggir jalan berupa buah keres maupun ulat daun. Kicauan Suara Burung Trucukan dipagi hari begitu menggema di pucuk pohon mangga atau bertengger di kabel listrik. Kicauannya yang riang menyambut hadirnya matahari pagi yang cerah dan memberi kehidupan bagi penghuni  bumi.

Berbahagialah anda yang masih bisa mendengarkan kicauan burung trucukan ropel secara alami bila disekitar anda masih terdapat pepohonan yang rindang karena burung yang awalnya berharga tidak lebih dari 30rb ini mulai dilirik dan makin dicari pecinta burung.

Untuk mengobati kerinduan anda akan kicauan burung Trucukan Ropel, berikut ini Gembala News ingin menyampaikan vidio kicauannya yang saya temukan di Youtube.


Bagaimana kawan? apakah kicauannya begitu merdu? tentu anda akan senang dengan kicauan burung ini bukan? tapi akan lebih bijak bila burung ini dibiarkan hidup di alamnya dan kita dengarkan kicauannya disetiap hari sambil menyeruput secangkir kopi white.

Cara Memilih Burung Trucukan di Pasar

Burung Trucukan merupakan salah satu burung yang terpinggirkan atau tidak dipedulikan oleh sebagian Kicau Mania, namun sebagian kecil dari mereka ada juga yang masih menyukai sehingga di pasaran burung trucukan sering tersedia dalam jumlah yang banyak dan rentang waktu yang panjang mengingat populasinya di hutan juga masih banyak. Jika anda ingin membeli atau memilih bakalan trucukan muda di pasar maka pilihlah yang berkelamin jantan agar burung bisa berkicau ropel dan bervolume besar.



Trucukan memiliki karakter yang mudah jinak dan mudah beradaptasi untuk itu anda tak perlu kuatir burung ini stress. meskipun baru dibeli di pasar dan anda bawa pulang kemudian dimasukkan sangkar dan diberi pisang, esok harinya pasti akan mulai berkicau meskipun hanya dengan satu nada jog jog jog jog yang di ulang-ulang.

Agar lebih memudahkan hobbies pemula, berikut ini saya ingin bagikan tips Cara Memilih Burung Trucukan dipasar berdasarkan pengalaman pribadi :

  • Pilihlah burung yang memiliki postur paling besar dan panjang
  • Memiliki bentuk kaki yang lurus kekar, dengan jari yang lengkap agar mampu mencengkeram dengan kuat.
  • Pilihlah burung yang berleher jenjang, bentuk kepala yang besar dan jambulnya sering di naikkan atau berdiri.
  • Sayap yang saling mengapit
  • Ekor yang lengkap dan sempurna kadang ngebyak kadang menguncup.
  • Makannya rakus (rajin makan)
  • di leher biasanya terdapat rambut 1 atau dua helai berwarna hitam.
  • Pilh yang berparuh panjang bawahnya lurus tebal dan lebar.
  • Bola mata yang hitam, bulat dan terang.
  • Lihat juga bulu dubur, pilihlah yang bersih bukan yang banya kotorannya menempel. menandakan  ini burung sedang sehat (tidak mencret).

Itulah beberapa ciri-ciri bakalan burung trucukan yang bagus menurut pengalaman saya selama mencari burung bakalan di pasar, semoga ada yang bermanfaat untuk rekan-rekan sekalian.

Cara Merawat Burung Trucukan Ropel Biar Rajin

Fb pict group Trucukan
Burung Mania Hanya burung Trucukan yang sehat dan dalam kondisi top performance yang akan rajin berkicau ropel, ada pun burung trucukan yang rajin ropel adalah trucukan berkelamin jantan, bagi yang masih awam tentu masih sulit membedakan trucukan jantan dan betina. namun kali ini saya tidak ingin membahas perbedaan kelamin burung trucukan, anggap saja kita semua telah memilih bakalan burung trucukan yang jantan di pasbur atau mengadopsy milik teman.

Cara Merawat Burung Trucukan Ropel sangatlah mudah, yang paling penting adalah burung selalu disediakan makanan yang disukainya, burung dimandikan dan dibersihkan sangkarnya agar burung senantiasa selalu sehat. 

Meskipun telah makan voer, burung trucukan agar mau ropel dengan rajin sebaiknya terus diberikan buah segar seperti pisang atau pepaya. Selain itu anda juga dapat memberikan buah serri atau buah keres agar ada variasi buah. Karena burung trucukan termasuk pemakan buah dan serangga maka selain memberikan buah sebaiknya anda juga memberikan jangkrik atau kroto.

Inilah, salah satu contoh Cara Merawat Burung Trucukan Biar rajin Ropel  dan nggaruda :
  • Bila burung sehari-hari ditaruh didalam rumah, maka setiap pagi selepas subuh burung dikeluarkan agar mendapatkan embun pagi agar burung menjadi lebih sehat, dan burung mendapatkan sinar matahari pagi.
  • Setelah matahari terbit, sekitar pukul 7 burung dimandikan disemprot maupun di keramba.
  • Bersihkan sangkar harian dan beri buah segar baik pisang maupun pepaya.
  • Jemur burung hingga pukul 8 atau 9.
  • Kemudian burung digantung diteras atau diteduhkan.
  • Dengan perawatan yang rajin burung akan lebih rajin juga berkicau ropel.
  • Bila ingin bergaya nggaruda dan ropel saat di dekati maka biasakan burung di ceteki sebelum di beri jangkrik atau sebelum diberi buah segar.
  • Sehari-hari burung trucukan tidak perlu dikerodong agar burung selalu berkicau.

Meskipun apa yang saya sampaikan tidak mutlak, namun setidaknya cukup bagus untuk sekedar referensi, pada kenyataannya meskipun tidak selalu dimandikan burung trucukan tetap rajin ropel asalkan selalu disediakan makanan yang cukup, baik voer maupun pisang segar.
Salam Ropel...

Followers




Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Infoting | Bloggerized by Putera Gembala