Showing posts with label Cucak Ijo. Show all posts
Showing posts with label Cucak Ijo. Show all posts

Harga Burung Cucak Ijo Grosir

Surabaya seakan menjadi surganya kicau mania, berbagai jenis burung berkicau bisa ditemukan dengan harga yang terjangkau bahkan sangat sering Gembala menemukan pusat grosirnya di bursa burung online. Untuk menambah kearsipan gembala dalam hal penyampaian info harga burung, kali ini Gembala ingin berbagi info Harga Burung Cucak Ijo Grosir di Surabaya.

Mengutip apa yang disampaikan oleh si empunya akun, inilah daftar harganya :
Cucak Ijo Termurah (Kuningan Kolas)
eceran Rp250 / grosir Rp210 min.order 8 ekor)
 Cucak Ijo Oke (kuningan jantan / paruh hitam 
eceran Rp330 / grosir Rp270 min.oder 8 ekor)

Cucak Ijo Zip (Nopeng)
eceran Rp480 / grosir Rp450 min.order 8 ekor)
Cucak Ijo Prospek (Nrotol hitam)
eceran Rp530 / grosir Rp480 min.order 8 ekor)

Grosir Cucak Ijo ini menawarkan dagangannya dengan harga yang terjangkau namun dengan stock yang terbatas pula. Jika anda tertarik untuk memiliki cucak ijo prospek yang bagus, silahkan di order dan mengujungi tempatnya di  Pulosari 3N/17,kel.gunungsari -Surabaya (kampung baratnya lap.kodam sby) Telphone 08563214334.

Selain daftar harga diatas, silahkan dibandingkan dengan artikel kami terdahulu tentang Standar Harga Burung Cucak Ijo 2015, yang baru kami update beberapa waktu yang lalu. Sedangkan bagi anda yang belum memiliki patokan cara merawat burung cucak ijo, bisa melihat di blog Mr Kicau atau di artikel Perawatan Burung Cucak Ijo

Harga Burung Cucak Ijo Terbaru 2015

Burung Cucak ijo di awal tahun ini membanjiri beberapa pasar burung di Surabaya berdasarkan pantauan kami di beberapa pasar burung yang ada, diantaranya bisa ditemukan di pasar burung bratang, pasar burung kapasan dan pasar burung kupang. Berdasarkan operasi pasar yang telah saya lakukan hari ini di pasar burung kupang Surabaya, kami mendapatkan fakta baru tentang banyaknya cucak ijo muda bakalan di pasar tersebut.

Sebelum anda membeli cucak ijo, maka ketahuilah bahwa cucak ijo yang rajin berkicau adalah cucak ijo yang berkelamin jantan dengan tanda nopeng di wajah atau lehernya yang berwarna hitam. Untuk itu lebih berhati-hatilah bila membeli cucak ijo bakalan yang lehernya masih kekuningan, karena antara yang jantan dan betina agak sulit untuk dibedakan bagi pemula.

Dengan tips sederhana tersebut akhirnya saya meluncur ke pasar dan mendapatkan harga baru burung cucak ijo berdasarkan tipenya, antara lain :

Cucak ijo trotol (jaminan jantan) ber ekor bodi besar : Rp. 650.000,-
Cucak ijo nopeng bodi besar tanpa ekor : Rp. 600.000,-
Cucak ijo muda leher kuning bodi besar (sumatera) : Rp. 450.000,-

Cucak ijo bodi kecil nopeng ber ekor : Rp. 600.000,-
Cucak ijo bodi kecil nopeng tanpa ekor : Rp. 550.000,-
Cucak ijo bodi kecil muda leher kuning : Rp. 380.000,- pilih sendiri
Cucak ijo bodi kecil muda leher kuning jaminan jantan : Rp. 400.000 (DKT VI - SBY).

Setelah memiliki burung muda bakalan itu maka peliharalah dengan sebaik mungkin dengan penuh kesabaran seperti dalam artikel kami terdahulu Cara Memelihara Burung Cucak Ijo

Itulah ragam harga cucak ijo berdasarkan jenis dan tipenya berdasarkan pemantauan saya hari ini di PB Kupang, namun untuk harga burung cucak ijo di Bursa burung online ternyata lebih murah, untuk yang kuningan di jual mulai harga 350rb. untuk harga burung lainnya bisa anda lihat di Daftar Harga Burung 2015. semoga tulisan singkat ini bermanfaat bagi rekan-rekan yang ingin memantau harga burung terkini.


Burung Murai Daun Sumatra

Burung Murai Daun tidak lain adalah burung Cucak Hijau atau Cucak Daun, meskipun lebih populer dengan nama Cucak Ijo, namun burung ini bukanlah burung keluarga cucak-cucakan atau kerabat dari burung Cucak Rowo si merbah yang harganya mahal. di pulau jawa burung ini lebih populer dengan singkat CI (cucak ijo), namun di sumatera burung ini lebih populer dengan nama murai daun. Sebenarnya seperti apa penampilan burung murai daun itu? berikut ini saya bagikan gambarnya.

Burung Murai Daun Sumatra

Dari gambar diatas yang Gembala temukan dari omkicau dapat kita simpulkan bila burung murai daun dari sumatra memiliki penampilan yang hampir mirip dengan cucak ijo asal kalimantan atau jawatimur, namun ada perbedaan pada bulu kepala (jengger), yaitu murai daun sumatra memiliki warna hijau kekuningan sedangkan cucak ijo kalimantan berwarna hijau polos.

Sumatra masih memiliki habitat burung cucak ijo yang sangat luas, di hutan belantara dan perkebunan karet masih sering ditemukan burung jenis ini. hal ini berbeda dengan habitat burung cucak ijo di jawa timur yang populasinya semakin berkurang. Melihat kondisi seperti ini maka penangkaran adalah solusi untuk menghindari terjadinya kepunahan, selain itu penangkaran merupakan peluang usaha peternakan yang sangat baik saat ini. 

Lewat tulisan singkat ini saya kembali meng himbau kepada kicau mania untuk menggiarkan breeding burung murai daun sumatra maupun cucak ijo banyuwangi.

Merawat Cucak Ijo Agar Cepat Bunyi Ngeplong

Cak Ijo Mania... Cara Merawat Cucak Ijo agar cepat bunyi ngeplong memang membutuhkan sedikit sentuhan yang berbeda. Ada beberapa jenis cucak ijo dengan perawatan sederhana saja burung jadi rajin berkicau dengan suara yang keras atau ngeplong. namun jenis lain ada pula yang malas bersuara keras karena kurang memiliki tenaga untuk melepaskan suara yang dia punya. Agar burung mau berkicau dengan suara yang keras, paruh ngebuka dan disebut gacor, burung harus dalam kondisi fit, stamina terjaga dan brahi yang stabil. 

Cucak Ijo
Perlu dicatat kembali bahwa burung cucak ijo bukanlah burung petarung, sehingga kondisi stamina dan brahi lah yang menjadikan burung ini menjadi rajin berkicau. Untuk agan-agan cucak ijo yang burungnya belum mau ngeplong dan hanya ngriwik saja, mungkin bisa mempertimbangkan tips berikut ini :

  • Seperti biasa, kalau malam burung cucak ijo sebaiknya di kerodong agar waktu istirahatnya lebih nyaman dan tenang, selain itu - burung sebaiknya juga dimasukkan ke dalam rumah. Burung ini termasuk burung yang suka tidur, jadi sebelum magrib sudah bisa dimasukkan rumah, bekas kotoran sebaiknya dibersihkan agar rumah tidak bau. Mengistirahatkan burung lebih awal akan lebih baik sehingga burung akan memiliki tenaga yang cukup untuk berkicau esok hari.
  • Pada ke esokan harinya burung dikeluarkan lebih pagi, kalau bisa di embunkan, jadi burung dikeluarkan setelah subuh atau sekitar jam 05.00, tujuannya apa? yaa biar burung menghirup udara segar dan menyambut matahari pagi, agar fisik burung lebih sehat. 
  • Setelah matahari terbit, sekitar pukul 07.00 burung dimandikan dengan cara disemprot atau di keramba, semua tergantung kebiasaan.
  • Setelah puas dimandikan, burung dijemur di bawah sekitar 30 menit, kemudian beri jangkrik 5  ekor, kroto 1 sendok, beri pisang kepok matang yang segar. kemudian burung kembali dijemur sekitar 1 jam ke depan.
  • Habis di jemur, kemudian burung digantung diteras, jika burung telah dalam keadaan fit maka burung akan lebih cepat berkicau karena telah mendapatkan asupan makanan yang cukup. Selama burung belum mau ngeplong sebaiknya setiap hari tetap diberi buah pisang segar dan jangkrik, sedangkan kroto dapat diberikan 3 hari sekali.
  • Trick lainnya  adalah dengan menggandeng atau mendekatkan burung cucak ijo dengan burung masteran, misalnya burung lovebird, kenari atau cucak jenggot yang telah gacor. Hal ini sangat penting karena burung cucak ijo termasuk burung yang cerdas nampun pikun. 
  • Bila anda tidak memiliki burung masteran, maka bisa memperdengarkan suara masteran dengan mp3 player atau Hp yang di set untuk menjadi masteran burung. Adapun waktu memaster yang bagus adalah, Sore saat dikerodong, Siang hari dan pagi hari, jadi pemasteran dalam sehari bisa 3 kali.
  • Sore hari burung tidak usah dimandikan, karena burung belum OB, jadi pemandian cukup 1 hari sekali. Namun di sore hari sebaiknya diberi jangkrik 5 ekor lagi sebelum di kerodong.

Pemberian Jangkrik yang tepat, pisang kepok merah yang manis dan segar akan memancing burung cucak ijo menjadi rajin berkicau, namun bila tiap hari diberi pisang kepok, lama kelamaan burung akan menjadi OB, setelah rajin berkicau sebaiknya selain diberi pisang juga diberi buah pepaya untuk meredam OB dengan durasi seminggu dua kali.

Adapun tanda-tanda burung OB adalah melet-melet saat bertemu lawan maupun saat berkicau. Bila hal ini terjadi maka kurangi pemberian pisang dan ganti dengan pepaya, selain itu penjemuran juga perlu dikurangi dan mandi di tingkatkan.

Dengan perawatan yang tepat, kita tahu apa yang diperlukan burung, maka saya yakin burung cucak ijo akan semakin rajin berkicau. Selamat Mencoba... Good luck...

Cucak Ijo Cara Merawatnya Sangat Mudah

Cucak Ijo Sumatera
Burung Cucak Ijo sangat tinggi popularitasnya di kalangan kicau mania, karena Harga Burung ini dari masa ke masa terus menunjukkan kelas yang tinggi. Selain itu faktor adanya lomba burung cucak ijolah sehingga harga burung ini terus melambung tinggi. Dengan perawatan yang baik burung ini bisa berkicau dengan lantang dan sangat menghibur, apalagi burung ini dirawat dengan memaster kicauan yang sesuai, karena dalam suatu lomba materi isian juga sangat berpengaruh dalam suatu penilaian.

Secara umum perawatan burung cucak ijo sangatlah mudah karena makanannya pun sangatlah mudah bisa kita temukan, yaitu berupa buah-buahan yang manis rasanya. seperti buah pisang dan pepaya sebagai makanan yang murah meriah dan mudah untuk kita temukan.

Cara mudah merawat cucak ijo :
  • Setiap malam sebaiknya burung dikerodong agar burung bisa beristirahat dengan tenang, karena dengan istirahat yang nyaman maka burung akan berkicau di esok hari.
  • Esok hari burung dikeluarkan dari rumah, kemudian burung di angin-anginkan diteras sampai jam 7 atau jam 8. kemudian burung dimandikan bisa dikeramba atau pun disemprot.
  • Setelah mandi berikan jangkrik 3 ekor
  • Setiap 2 hari sekali kalau bisa berikan kroto 1 sendok, jika tidak cukuplah diberi jangkrik seperti diatas.
  • Setelah diberi jangkrik, selanjutnya burung dijemur sekitar 1 jam atau sampai bulu-bulunya kering.
  • Siang hari burung digantung di teras atau ditempat yang sejuk, dengarkanlah kicauannya. 
  • Seminggu sekali sebaiknya burung diajak jalan-jalan atau gathering dengan teman agar mental burung terasah dan burung mau berkicau dimana pun tempat.
  • Setiap hari burung sebaiknya diberi buah segar seperti pisang atau pepaya, pemberian pepaya sebaiknya dijadwal setiap 3 hari sekali agar birahi burung bisa terjaga dan stabil. karena burung ini bila terlalu OB juga kurang baik kicauannya. sedangkan bila kurang birahi burung akan jadi malas berkicau.
  • Kerodong burung hanya setiap malam, kecuali ketika burung dipersiapkan untuk lomba, maka sejak H-2 burung sudah bisa dekerodong dan tidak dipertemukan dengan burung sejenis agar stamina burung terjaga.
Ketika burung cucak ijo sedang mabung
Saat mabung burung cucak ijo dan kebanyakan burung berkicau, mereka jadi malas berkicau, untuk itu akan lebih baik bila burung selalu dikerodong baik siang maupun malam, mengenai setingan makan bisa menggunakan setingan harian atau ditingkatkan jumlah EF nya. Adapun makanan buah yang cocok saat mabung adalah pisang kepok yang diganti setiap hari.

Itulah Cara Mudah Merawat Cucak Ijo  yang dapat saya bagikan, semoga bermanfaat untuk rekan-rekan sekalian...


Perawatan Trucukan, Cucak Ijo, Cucak Jenggot, Cucak Wilis Terbaik

Burung Cucak ijo
Burung-burung yang saya sebutkan diatas dalam judul yaitu burung Trucukan, cucak ijo, cucak wilis dan cucak jenggot adalah beberapa nama burung yang makanan utamanya sama, yaitu buah-buahan yang manis, matang dan segar. Sengaja saya rangkum jadi satu judul karena makanan yang sama dan memiliki kebiasaan yang hampir-hampir mirip meskipun dengan kasta harga yang seperti anak tangga atau berbeda-beda, lihat Daftar Harga Burung Bakalan untuk mengetahui perbedaannya.

Karena ke empat burung tersebut adalah burung pemakan buah-buahan maka cara terbaik merawat dan memelihara burung ini adalah dengan memberi makanan yang disukainya setiap hari dengan jenis yang berbeda-beda agar ada variasi makanan yang masuk dalam tubuh mereka sebagai sumber nutrisi utama agar burung menjadi sehat dan rajin berkicau.

Burung Trucukan

Cucak Jenggot
Pemberian buah seperti Pisang dan pepaya dapat digilir satu hari sekali, Buah sebaiknya setiap hari diganti dengan buah yang segar, meskipun burung ini sudah mau makan voer, namun pemberian buah wajib diberikan agar burung rajin berkicau dan pencernaannya sehat. 

Jadwal pemberian buah dapat anda buat sendiri yang dikombinasikan dengan pemberian EF serangga, sebagai contoh : 
  • Senin diberi pisang segar yang sudah matang dan jangkrik 2 ekor p/s;
  • Selasa 1 potong pepaya matang dan jangkrik 2 ekor p/s;
  • Rabu Pisang segar, kroto 1 sendok dan  jangkrik 2 ekor;
  • Kamis pepaya matang dan jangkrik 2 ekor p/s;
  • Jum'at pisang segar dan jangkrik 2 ekor p/s;
  • Sabtu pepaya matang, kroto 1 sendok dan jangkrik 2 ekor p/s;
  • Minggu pisang dan jangkrik 2 ekor
  • Demikian terus digilir setiap hari dengan buah yang terus digonta ganti.
Selain pemberian pakan yang dijadwal, pemandian juga dapat dijadwal dengan rutin sebisa anda, misalnya anda bisa memandikan setiap hari maka lakukanlah setiap hari, tapi bila tidak bisa setiap hari maka cukuplah 3 hari sekali.

Itulah perawatan harian untuk burung pemakan buah dan serangga yang saya sebutkan diatas, sedangkan untuk perawatan saat burung nyulam atau mabung yang diperlukan adalah burung harus dikerodong, selebihnya pemberian pakan yang stabil dan burung hanya perlu diletakkan ditempat yang nyaman dan jauh dari binatang predator.

Pakan Nabati Sebagai Alternatif Food Burung Murai, Kacer, Tledekan, Cendet

Selama ini kita selalu disibukkan dengan settingan atau cara memberi makanan Extra Food untuk burung pemakan serangga, padahal burung ini dialam liar juga gemar mengkonsumsi makanan nabati untuk keseimbangan nutrisi dalam tubuhnya namun dalam jumlah yang sedikit. EF dari bahan serangga diyakini memiliki kandungan potrein yang tinggi yang akan membuat burung menjadi rajin berkicau, nah bagaimana ceritanya bila kebutuhan protein itu kita alihkan dengan memberi protein nabati yang berasal dari kacang-kacangan. 

Sebelum mengungkap lebih jauh cara membuat pakan nabati untuk burung Murai, Kacer, Tledekan maupun Cendet, saya pernah mengetahui seorang Cendet Mania yang suka memberi Tahu mentah untuk burung Cendet kesayangannya seminggu sekali, selain memberinya Voer sebagai makanan pengenyang. Katanya sih Tahu Mentah juga merupakan makanan tambahan biar burung jadi lebih sehat dan rajin berkicau.


Gembala News mengutip apa yang disampaikan oleh seorang kicau mania tentang cara membuat pakan  alami nabati (natural food/bukan extra food) untuk burung pemakan serangga seperti Murai Batu, Cendet, Kacer, Cucak Ijo maupun Tledekan. Pakan ini disukai oleh burung yang sudah doyan voer maupun yang masih baru alias burung tangkapan hutan. Bahan utamanya adalah kacang tanah. Berikut cara membuatnya :

1. siapkan kacang tanah yang sudah dikupas kulit luarnya -/+ 1/4 kg
2. goreng sangan tanpa minyak, atau gunakan pasir yang sudah dicuci bersih sebagai pengganti minyak (jika dirasa repot, bisa beli kacang garing rasa original jangan yang asin di warung)
3. setelah matang angkat dan kupas kulit arinya, jangan lupa sisihkan yang gosong, jika ada
4. gerus atau tumbuklah sampai lembut
5. simpan bubukan kacang ini dalam toples tertutup dan tempatkan di tempat yang teduh dan kering
6. berikan pada burung secukupnya seperti pemberian voer biasa, taruh dalam cepuk.

Menurut pengalaman mereka, Bubuk kacang ini beraroma gurih, disukai semua burung pemakan serangga baik yang sudah doyan voer maupun yang belum. Burung tangkapan hutan baru biasanya juga mau makan pakan ini.

dikutip dari komentar IRAWAN ASSARIF 25/07/2014 pukul 16:19

Merawat Cucak ijo Bila di Tinggal Mudik Lebaran

Untuk yang baru beli bakalan Cucak Ijo wajib membaca share artikel berikut ini, karena sebentar lagi akan menjelang hari libur dan hari lebaran, dimana kebiasaan itu digunakan oleh setiap muslim untuk mudik lebaran dan bertemu sanak saudara di desa. Sebagai kicau mania, kita harus memahami bila burung yang kita pelihara tetap membutuhkan makanan dan minuman meskipun kita pemiliknya atau perawatnya sedang liburan. 

Persiapkan segala kebutuhan burung bila akan ditinggal mudik lebaran, meskipun tidak mungkin anda sempat menjemurnya, paling tidak burung harus disediakan makanan dan minuman. Jika burung sudah makan voer tentu saja akan lebih mudah menyediakan makannya, tapi cucak ijo bakalan yang baru dibeli dibulan ini tentu saja belum makaan voer, untuk itu  kita harus menyiasati agar burung tetap bisa bertahan hidup selama ditinggal mudik.

Untuk makanan, siapkan Pisang dengan 3 tahapan matang, yaitu 1 matang, 1 setengah matang, 1 belum matang. Dipastikan buah-buah itu akan matang dalam 2 - 7 hari. sehingga burung akan bisa ditinggal selama 1 minggu, karena pisang yang kita siapkan tidak akan matang bersamaan yang beresiko busuk.

Untuk Minuman, Siapkan 2-3 cepuk besar yang berisi air penuh. Kemudian burung dikerodong yang rapat, letakkan ditempat yang aman dari gangguan predator dan tidak ditempatkan ditempat yang panas atau diterpa matahari langsung - karena bila diterpa matahari langsung, burung akan lebih banyak membutuhkan banyak air, sehingga air yang kita sediakan bisa habis sebelum kita kembali.

Pisang yang kita sediakan sebaiknya tidak dikupas keseluruhan, untuk yang sudah matang pertama bisa dikupas separo kulitnya, sedangkan untuk yang kedua cukup dikupas sedikitt saja, sedangkan yang ketiga biarkan saja tanpa dikupas (karena burung akan mengupas sendiri disaat lapar).

Yang jelas sebelum ditinggal mudik, burung harus diberi makanan dan minuman yang lebih, semoga dengan usaha yang baik ini, burung tidak mengalami kekurangan pangan dan minuman.

Daftar Harga Burung Cucak Hijau Terbaru

Burung Cucak Hijau merupakan salah satu burung yang sangat digemari pecinta burung karena  burung ini memiliki kelebihan yaitu mudah berkicau, mudah dalam perawatan dan mudah menirukan aneka jenis suara burung dengan cepat. Menurut saya burung ini memiliki kemampuan merekam dengan baik atau cerdas, namun sayangnya burung ini juga mudah lupa, jadi pemasteran adalah hal yang sangat penting dalam merawat burung cucak hijau. Harga burung ini pun dari tahun ke tahun semakin tinggi sehingga tak ada salahnya bil anda berusaha melakukan penangkaran atas burung ini.

Harga Burung Cucak Hijau di pasar mana pun tetap mahal bahkan di tempat asalnya, sayangnya burung yang dijual dipasar adalah burung tangkapan hutan, jadi dalam memelihara burung ini harus berhati-hati agar burung tidak stress dan tetap bisa bertahan hidup. 

Meskipun usaha penangkaran terus digalakkan, sayangnya harga burung ini tetap saja mahal, apalagi bila burung ini telah berhasil memenangi lomba dan memiliki piagam serta trofi. Untuk hobies pemula, inilah Harga Burung cucak hijau terbaru

  • Cucak Hijau Kalimantan Jantan Nopeng : Rp. 600.000,-
  • Cucak Hijau Banyuwangi Jantan Nopeng : Rp. 700.000,-
  • Cucak Hijau Sumatera/kalimantan muda : Rp. 400.000,-
  • Cucak Hijau Betina : Rp. 300.000,-

Sekarang anda sudah mengetahui harga Burung Cucak Hijau yang ada di pasaran, semoga hal ini bisa menjadi acuan saat anda berbelanja, terutama untuk anda yang sedang mencari burung bakalan, sedangkan untuk burung yang sudah ngoceh, gacor dan juara tentu lain lagi nilai jualnya.

Salam Hijau Mania...

Jinakkan Burung Giras Liar Dengan Terapi Lapar

Bagi pecinta burung yang telah lama menggeluti dunia breeding maupun memelihara burung dari muda hutan tentu sudah tidak asing lagi dengan usaha menjinakkan burung liar yang masih giras atau menjinakkan burung giras karena stress. Sebelumnya saya jelaskan dulu tentang arti kata Giras, yaitu tingkah burung yang berlebihan, terbang gak karuan, menabrakkan ruji bahkan melukai dirinya sendiri karena burung merasa terancam dan ketakutan.

Sudah sifat hewan yang bisa terbang ini bila terancam akan terbang atau mematuk, untuk itu kita harus mengupayakan agar burung mau berkicau dan tenang di dalam sangkar sehingga burung tampak jinak meskipun jinak-jinak lalat.

Tidak hanya burung liar tangkapan hutan, sifat giras ternyata juga bisa di alami burung yang masih beradaptasi dengan lingkungan, burung yang ketakutan dengan suatu benda yang bergerak atau benda yang berwarna kontras. Bahkan saya pernah mengalami memelihara burung yang giras karena stress akibat sangkarnya pernah jatuh.

Dengan berbagai sebab sehingga burung menjadi giras, saya memiliki pengalaman menarik tentang cara menjinakkannya yaitu dengan memberikan terapi lapar pada burung, terutama untuk burung yang sudah mau makan voer. Meski demikian burung yang belum makan voer juga dapat di terapi lapar sehingga burung akan menjadi jinak, namun sayangnya ada kicau mania yang tidak menghendaki burung yang terlalu jinak karena dapat berakibat menjadi manja.

Penerapan Terapi Lapar dapat dimulai dari p
agi hari, bangun tidur atau sekitar pukul 6 pagi burung dikeluarkan, makanan di ambil, biarkan minumannya saja, kemudian jam 7 pagi burung dimandikan, setelah mandi tak perlu buru-buru memberinya makan, biarkan saja burung mengeringkan badannya dulu, sekitar pukul 8 atau mendekati pukul 8 barulah diberi makan secukupnya, diperkirakan pukul 2 sore sudah habis, sehingga antara jam 2 sampai jam 4 burung sudah merasa lapar karena tak lama kemudian anda sudah pulang kerja dan bisa memberinya makan.

Pemberian pakan agar lebih cepat jinak dapat dilakukan dengan menyuapinya baik dengan tangan maupun dengan lidi untuk pertama kalinya. Burung pemakan serangga seperti Cendet, Cucak ijo, Murai, Kacer dapat dijinakkan dengan menyuapi jangkrik, untuk yang masih benar-benar liar dapat diberikan dengan lidi, setelah beberapa kali menggunakan lidi, cobalah dengan langsung menggunakan tangan.

Berdasarkan pengalaman saya, untuk menjinakkan burung bakalan liar, maupun burung giras karena stress  dapat dilakukan dalam waktu 1 minggu.

Selamat mencoba dan semoga sukses...
Salam kicaumania Surabaya...

Tips Memilih Burung Bakalan/Bahan di Pasar

Beberapa Kicau Mania pendatang baru (pemula) yang ingin menggeluti dunia hobi burung ternyata banyak yang resah dan galau ketika ingin mengadopsi burung kicauan, bagi yang memiliki modal besar tentu tidak sulit karena tinggal membeli yang sudah jadi (ngoceh), namun memelihara yang sudah jadi seakan tidak ada seni hobinya, untuk itu berselancarlah ke pasbur untuk mencari bahan yang prospek. Ketika berada di tengah pasbur terkadang banyak juga yang galau karena takut gacoan yang dibeli betina atau tidak mau berkicau.

Jangan sungkan untuk bertanya pada penjualnya, manakah burung yang memiliki prospek bagus dan mana yang bukan, selain itu anda juga bisa mencari Referensi atau Artikel tentang Cara membedakan burung jantan dan betina, burung yang rajin berkicau dan mana yang tidak di berbagai web blog kicau mania seperti Om Kicau, Gembala News, Kissawa Bird Lover, Cendet Jatim, Mr Kicau dan berbagai media online tentang burung seperti agrobur, mkicau dan lain-lain.

Agar lebih mudah dalam memilih burung yang baik dan rajin berkicau, inilah Tips memilih burung bakalan di pasbur :
  • Pilihlah yang rajin makan, jika pemakan buah pastikan burung mau makan pisang atau pepaya yang disediakan, ini menandakan burung yang sehat dan memiliki hasrat hidup yang tinggi. karena untuk burung bakalan yang paling penting adalah mau hidup, sedangkan berkicau itu adalah urusan nomor dua.
  • Pilihlah yang memiliki tubuh proporsional, dari kaki, badan, leher, kepala, paruh, mata yang sehat dengan ukuran dan panjang yang sesuai.
  • Pilihlah burung yang sehat, ceria dan lincah, bukan burung yang jekukruk/lesu dan tampak sakit.
  • Pilihlah burung yang ada ekornya baik, jari-jari kaki lengkap, mata sehat.
  • Pilih yang berparuh tebal, lebar,  lurus dan proporsional. ini menandakan burung memiliki suara yang keras, tajam dan jelas.
  • Kaki yang sehat, mencengkeram kuat menandakan burung memiliki kuda-kuda yang kokoh untuk bertarung baik juga untuk berkicau saat di lomba.
  • Pilihlah yang berkelamin jantan, karena yang berkelamin jantan umumnya akan rajin berkicau dan memiliki variasi lagu lebih banyak, untuk referensi jantan dan betinanya burung dapat anda lihat diberbagai web referensi seperti yang saya sebutkan diatas.
Hati hati membeli kucing dalam karung, karena di beberapa pedagang burung yang berlaku curang, kecurangan itu seperti :
  • Menyemir burung cucak ijo betina menjadi seperti jantan yang ditandai dengan topeng hitam dilehernya, dengan menyemir lehernya menjadi hitam.
  • Menyemir Kacer putih menjadi hitam, karena kacer hitam harganya lebih mahal, atau menyemir kacer betina menjadi seperti jantan.
  • Menyambung ekor burung murai batu lampung dengan ekor burung murai batu ekor panjang alias Medan.
  • Dengan seruling yang dipasang di lidah seseorang secara mahir bisa membuat seakan burung di dalam kardus bisa berkicau, hal semacam ini perlu di waspadai dan tak perlu dibeli, tinggal saja daripada jadi ribut dipasar. tidak mungkinlah burung didalam kardus yang sempit akan berkicau, di dalam sangkar saja belum tentu mau berkicau kok.
Mengadopsi burung berkicau dari pedagang resmi yang memiliki stand lebih bijaksana, atau membeli burung dari hasil breeding bakal lebih baik lagi, sehingga hobi anda tidak merusak lingkungan karena memakmurkan para pemburu.

 

Cara Melatih Mental Burung Cucak Ijo Bahan

Burung Cucak ijo adalah burung yang paling mudah dalam pemeliharaan, pakan yang mudah dan pola Perawatan yang mudah menjadikan burung ini begitu diminati Kicau Mania dibandingkan merawat Burung Murai Batu yang butuh biaya mahal untuk beli kroto, Sedangkan Merawat Cendet terkadang sedikit sulit terutama untuk Cendet yang suka banyak tingkah dan b'rahi yang mudah naik.

Cucak Hijau bukanlah burung petarung sehingga berkicaunya burung ini karena stamina dan kestabilan b'rahinya. Lain halnya dengan burung cendet yang mudah berkicau dan memiliki gaya fithter. Agar burung cucak ijo mau berkicau dimana pun tempat, hal yang perlu dilakukan adalah merawat burung ini dengan penuh perhatian. Kemudian sering membawa burung berjalan-jalan atau gathering ke beda tempat.

Saya dulu pernah memelihara Cucak Ijo yang sangat rajin berkicau dirumah dari pagi sampai sore, sayangnya burung itu malas atau tidak mau berbunyi bila dibawa ke lapangan atau ketempat lain, hal ini disebabkan burung yang kurang terlatih, berdasarkan itu akhirnya dapat kita terapkan cara melatih burung biar memiliki mental yang bagus.

Cara Melatih Mental Burung Cucak Hijau (ijo)
  • Burung sebaiknya di kerodong setiap malam dan waktu ngurak
  • Burung juga dimandikan setiap hari.
  • Menjemur burung dengan cara di pindah pindah tidak hanya dirumah, untuk penjemuran dan penggantungan bisa di bawa kerumah teman untuk meningkatkan mental.
  • Bawalah burung jalan-jalan dengan kendaraan di gendong atau dibawa pakai mobil.
  • Sesekali bawalah ketempat latber agar burung terbiasa mendengarkan kicauan dan riuhnya arena perlombaan, meskipun burung tidak dilombakan cukuplah di gantang di agak kejauhan namun bisa mendengar suara di sekitar lomba.
  • Selain metode perawatan tersebut, burung juga harus memiliki stamina yang stabil dengan memberikan makanan yang cukup sehingga burung memiliki keberanian untuk berkicau. Hal ini selaras bahwa bila burung dalam keadaan lapar atau kurang gizi maka jangan berharap burung akan rajin berkicau.

Itulah hal yang perlu di lakukan agar burung cucak ijo lebih rajin berkicau. Semoga artikel singkat ini bermanfaat untuk rekan rekan Gembala news sekalian

Cara Merawat Cucak Hijau (ijo) Biar Cepat Gacor

Burung Cucak Hijau termasuk burung omnivora karena burung ini selain memakan serangga juga gemar memakan buah-buahan hutan yang manis seperti buah keres (cherry) buah pohon beringin, buah pepaya dan pisang. Adapun jenis serangga yang digemari adalah sejenis Belalang, Ulat dan Jangkrik. Bagi Cucak Ijo Mania yang ingin membuat burung gacoannya segera berkicau atau gacor, hal yang perlu dilakukan adalah  menyediakan makanan yang cukup dan pas sesuai karakter burungnya. Bahkan ada cucak ijo mania yang menyediakan buah Apel Merah untuk memaskimalkan kinerja ocehan.

Burung cucak hijau yang rajin berkicau adalaah yang berkelamin jantan seperti gambar dibawah ini, bila anda belum mengetahui cara membedakan cucak ijo bahan berkelamin jantan atau betina bisa melihat artikel kami terlama DISINI


Setelan pakan burung satu dengan burung lainnya dan cara merawat satu burung dengan burung lainnya sangat mungkin terjadi perbedaan karena burung memiliki karakter yang berbeda. Untuk itu berbagai kemungkinan jenis perawatan dapat anda coba sebagai Cucak  Ijo Mania Junior. 

Selain memberi pakan dalam jumlah yang cukup, burung cucak ijo juga perlu perawatan lain seperti pemandian, penjemuran dan sosialisasi dengan sang juragan. Hal yang sangat penting untuk terus dijaga adalah selalu memberi pakan buah-buahan sebagai makanan pokok meskipun anda menyediakan voer di dalam wadahnya. Voer hanya sebagai menu pelengkap biar kenyang, sementara buah-buahan untuk menyediakan nutrisi yang pas buat pencernaan cucak ijo.

Serangga seperti Jangkrik, Belalang, Kroto dan UH yang disebut EF (Extra Fooding) dapat diberikan dalam jumlah tertentu dan tidak perlu over/berlebihan. karena kelebihan EF dapat meningkatkan b'rahi yang terlalu besar sehingga burung akan nakal dan banyak tingkah.

Perawatan burung cucak hijau dapat dimulai sejak pagi :

  • Burung setiap pagi dikeluarkan dari rumah kemudian di jemur disinar matahari pagi hingga sekitar pukul 7
  • Kemudian burung diambil dan dimandikan, memandikan burung CI bisa di semprot atau di karamba tergantung kebiasaan, namun para jawara lebih suka memandikan CI dengan cara di karamba sehingga burung akan lebih puas mandinya, karena CI termasuk burung yang suka dengan air.
  • Setelah puas mandi, kemudian burung di beri makanan, buah diganti yang baru, di beri jangkrik 3 ekor untuk harian dan bisa ditingkatkan untuk persiapan lomba, kroto diberikan 3 hari sekali 1 sendok dipagi hari, UH dapat diberikan untuk  persiapan lomba sejak H-1 sebanyak 10 ekor perhari.
  • Kemudian burung dijemur hingga pukul 10, atau diangkat setelah burung tampak kepanasan (megap-megap).
  • Selanjutnya burung ditempatkan ditempat yang teduh boleh di teras atau di dalam rumah tapi tidak perlu dikerodong, pantaulah karena dengan perawatan yang rutin seperti ini burung akan cepat berkicau (gacor).
  • Agar interaksi burung dengan sang juragan terjalin, burung sebaiknya ditempatkan ditempat yang tidak terlalu tinggi dan tidak diasingkan. 
  • Sore Hari sekitar pukul 17.00 burung diberi lagi jangkrik ekor, kemudian burung di kerodong dan disimpan agar burung beristirahat, karena burung Cucak Ijo termasuk burung yang membutuhkan banyak waktu untuk beristirahat.

Dengan perawatan yang sabar dan tepat waktu burung akan lebih stabil dan rajin berkicau. Semoga artikel singkat ini bermanfaat untuk rekan-rekan. dan tetaplah di Gembala News untuk mengetahui berbagai artikel menarik lainnya seputar dunia perburungan.

Tips Memilih Bahan Cucak Ijo Yang Bagus

Untuk mendapatkan cucak ijo yang bagus pastinya adalah yang berkelamin jantan, meskipun cucak ijo betina juga mau berkicau, namun kicauannya tidak seindah burung yang berkelamin jantan. Dengan demikian untuk memilih bahan cucak ijo yang baik atau bagus adalah Cucak Ijo Jantan. Seperti apa ciri-ciri cucak ijo yang bagus? agar tidak salah berikut ini saya ingin membagikan tips sederhana cara memilih terbaaik.

Ciri Ciri Burung Cucak Ijo yang bagus :
  • Berkelamin jantan dengan ciri ciri, wajah dan lehernya nopeng untuk yang telah memasuki usia mapan, namun yang masih muda bisa di tenggarai dengan bulu leher dan lingkar mata  yang bewarna kuning cerah, bukan kuning suram keputihan.
  • Pilihlah yang berparuh tebal, hitam, paruh atas lebih panjang daripada paruh bagian bawah.
  • Memiliki postur yang proporsional, bodi panjang sesuai dari kepala, leher, bodi dan kaki.
  • Bila masih muda agar lebih mudah memastikan kelamin, pilihlah yang kuningnya sudah trotol.
  • Model kepala pilihlah yang cepak dengan besar yang sesuai dengan bodi.
  • Perhatikan kondisi mata yang bulat, bersih dan sehat.
  • Perhatikan kondisi kaki yang lengkap dengan jari-jari yang bengkok runcing.
  • Pilihlah burung yang sayapnya saling silang diatas punggung, bukan buurng yang sayapnya jatuh.
  • Untuk keindahan, pilihlah yang memiliki ekor.

Demikianlah tips ringan Memilih Bahan Burung Cucak Ijo Semoga bermanfaat...



Cara Merawat Burung Cucak Hijau Biar Rajin Bunyi

Burung rajin bunyi disebut juga dengan burung gacor disebagian wilayah, untuk mencapai punya berkicau burung haruslah dalam kondisi yang sehat, stamina yang terjaga, b'rahi yang stabil dan memiliki mental yang baik/kuat. Untuk merawat burung cucak hijau biar rajin bunyi cukup sederhana dan mudah seperti burung berkicau lainnya. Inti dari merawat burung biar gacor adalah terletak pada nilai Kesabaran.

Harus di ketahui bila burung cucak hijau adalah burung pemakan buah dan serangga, burung ini memakan buah sangat banyak dan beragam, sedangkan serangga akan dimakan dalam jumlah tertentu sesuai kebutuhan tubuhnya. 

Cara merawat yang rutin akan membuat burung rajin berkicau, adapun perawatan itu termasuk pemberian pakan, memandikan, menjemur dan membersihkan tempat hidupnya. Kali ini saya akan membagikan secara sederhana Tipsnya agar pecinta burung cucak Hijau dapat menerapkannya :

  • Setiap pagi burung dikeluarkan dari dalam rumah, kalau bisa lebih pagi agar merasakan embun yaitu setelah subuh.
  • Setelah matahari terbit sekitar pukul 7 burung dimandikan, baik disemprot maupun dimandikan dengan keramba.
  • Kemudian sangkar dibersihkan, makanan ditambah/diganti, berikan EF jangkrik 3 ekor.
  • Burung selanjutnya di jemur hingga bulu kering, sekitar pukull 10 burung di ambil dan diletakkan diteras, sambil anda dengar kicauannya. Siang hari burung boleh di kerodong boleh juga tidak, namun burung untuk lomba biasanya setiap siang dikerodong agar memiliki waktu istirahat yang cukup.
  • Sore hari burung di beri EF jangkrik lagi, kemudian dikerodong dan di simpan.
  • Pemberian kroto dapat dilakukan seminggu 2 kali.
  • Pemasteran burung cucak hijau dapat dilakukan setiap hari atau malam dengan mp3 maupun dengan burung sebenarnya.
  • Ukuran sangkar untuk burung Cucak Hijau adalah 38, 40, 42. atau sangkar bulat.

Itulah model perawatan sederhana burung berkicau Cucak Hijau yang dapat anda coba mulai sekarang. Semoga burung cucak Hijau anda semakin berkicau dan kelak bisa dilombakan.

Sabar, Kunci Sukses Merawat Burung

Merawat Burung bukan hanya bicara soal hobi melainkan bisa lebih jauh tentang Bisnis, siapa pun tentu saja ingin sukses dalam berbisnis yang berkaitan dengan hobi, untuk itulah kali ini saya ingin memberi motivasi kepada diri saya sendiri dan pecinta burung dimana pun berada, agar bisa meraih sukses dalam usaha penangkaran maupun merawat burung berkicau, karena menurut saya banyak kicau mania yang sering galau saat melakukan pemeliharaan burung.


Sabar adalah Kunci Sukses Merawat Burung
Kata sabar cukup mudah untuk di ucapkan namun tidak mudah untuk di aplikasikan, Sabar dalam menghadapi setiap cobaan, sabar menghadapi tingkah momongan yang susah diatur, Sabar dalam merawat burung yang sakit, Sabar dalam setiap memberi pakan dan minum meskipun tangan di patok oleh paruh burung yang runcing seperti cendet maupun lovebird, Sabar bila burung  kesayangan lepas.

Semua ungkapan sabar diatas adalah wujud keikhlasan kita dalam memelihara burung, Merawat burung butuh kesabaran dan konsisten dalam memberikan pakan maupun perawatan lainnya. Dengan kedisiplinan dan ketelatenan burung akan terbiasa dengan setingan si bos (pemiliknya) sehingga dia akan bergantung hidup pada manusia, sebagai rasa terima kasih burung pun akan rajin berkicau.

Beberapa burung hasil penangkaran mungkin akan lebih mudah dalam perawatan, namun burung yang Hasil penangkaran bakal lebih sulit untuk di jinakkan, untuk itu sebagai pecinta burung kita harus benar-benar lebih sabar menghadapi sifat liar burung. Bukan menyiksa apalagi menakut-nakuti burung yang masih liar, membiasakan burung berada dilingkungan baru terkadang menyiksa namun tak mengapa agar burung memiliki mental yang kuat, namun anda harus Sabar bila burung tiba-tiba stress atau macet bunyi.

Menurut pantauan saya dari berbagai pengalaman para pecinta burung, mereka pernah mengalami atau merawat burung dalam waktu setahun bahkan lebih namun burung tidak juga berkicau, namun dengan kesabaran tinggi dan menerapkan metode perawatan yang intensif akhirnya burung pun akan menyatu dengan jiwa pemiliknya sehingga burung pun menjelma menjadi burung juara diberbagai event.

Pemelihara burung anis merah atau punglor adalah salah satu contoh perawat burung paling sabar, karena burung ini sangat suka kelembutan dan kasih sayang sehingga burung mau berkicau dan telllerrr. 

Contoh perawatan burung yang sabar :
Konsisten diwaktu yang sama dalam memelihara burung, misalnya burung biasa di mandikan pukul 7 pagi, ya setiap pagi burung dimandikan. Jika biasanya dijemur dulu yaa dijemur dulu, jika langsung diberi EF ya langsung diberi, buat model perawatan yang sama dan konsisten setiap hari niscaya burung akan mengetahui jadwal dan kebiasaan pemiliknya dalam merawat.

Be Patient to be Success... 
Salam kicau mania

Membedakan Cucak Ijo Jantan dan Betina Muda

cucak ijo jantan
Membedakan burung Cucak Hijau (jw. ijo) jantan vs betina bila burung telah memasuki usia mapan atau remaja dengan usia > 8 bulan sangatlah mudah karena umumnya pada usia ini warna bulu telah berubah menjadi warna yang sebenarnya hingga burung d3wsa kelak. yaitu dengan melihat warna hitam yang ada di wajah burung itu, bila burung memiliki Topeng hitam maka itu adalah burung Jantan, sedangkan bila dibawah paruh hanya berwarna putih itu tandanya burung betina.

Bila membedakan burung Cucak Hijau dari suara kicauannya sangatlah sulit karena burung jantan atau betina sama sama berkicau dengan kualitas hampir sama. Sebagai contoh silahkan dengarkan Kicauan burung Cucak ijo Juara ini.

Cucak ijo betina d'wasa


Namun bagaimana bila membedakan burung yang masih anakan/bakalan?

Usia burung dibawah dua bulan sangatlah sulit membedakan jenis kelaminnya bila hanya melihat dari warna bulu, karena di usia ini warna bulu dominan sama yaitu warna hijau cerah bercampur kuning.

Untuk anakan/bakalan burung cucak hijau yang usianya lebih dari 2 bulan (misalnya 2-4bulan) akan ditemukan perbedaan pada paruh bagian bawah, dimana bila paruh bagian bawah terdapat garis putih atau warna putih semburat bisa diprediksi itu adalah burung cucak ijo betina, sedangkan untuk yang jantan di usia itu warna paruh tetap hitam seperti paruh bagian atas.

Selain melihat dari paruh bagian bawah yang bisa dilihat dari samping seperti diatas, cara berikutnya adalah menangkap burung Cucak Ijo kemudian lihat bagian tenggorokannya, bila bulu yang berada dekat dengan paruh terlihat ada trotolan hitam itu adalah burung cucak ijo jantan, sedangkan bila berwarna putih kekuningan diprediksi itu adalah cucak ijo betina.

Agar lebih mudah dalam memahami apa yang kami sampaikan diatas, mungkin lebih baik jika melihat gambar dibawah ini :



Semoga bermanfaat untuk teman teman kicaumania, bila yang kami sampaikan ini kurang berkenan mohon masukannya agar kelak bisa menyampaikan informasi lebih baik lagi. Jika bermanfaat silahkan di share bersama teman teman di FB atau twitter

Apel Merah Untuk Stabilkan Kinerja Cucak Ijo

Tips untuk merawat cucak ijo sudah banyak disampaikan oleh master cucak ijo dengan berbagai metode perawatan, hal yang lumrah dilakukan adalah dengan memberikan pakan full pisang kepok merah dan memberikan EF jangkrik atau kroto. Karena burung CI adalah burung pemakan buah-buahan maka berbagai eksperimen perlu di coba sehingga menemukan setelan atau karakter yang sesungguhnya.

Seperti yang sudah banyak disarankan oleh Ijo Mania, pemberian pakan buah-buahan segar yang bervariasi akan membuat kinerja burung semakin stabil, burung tidak merasa bosan dan mendapatkan jenis nutrisi yang berbeda-beda. buah-buahan adalah makanan yang penting untuk kesehatan burung cucak ijo, meskipun serangga juga diperlukan untuk stamina burung agar lebih prima.

Pemberian pakan harian berupa Pisang Kepok dapat diberikan secara bergiliran dengan buah pepaya dan Apel Merah, terbukti apel merah akan mampu memberikan kestabilan kinerja burung saat berkicau harian maupun untuk lomba. Metode pemberian pakan dapat dilakukan sebagai berikut :
  • Pisang kepok Hari Senin, Selasa dan Rabu
  • Pepaya Hari Rabu
  • Pisang Kepok Hari Jumat dan Sabut
  • Apel merah dibuang bijinya hari Minggu atau saat dilombakan.

Itulah metode pemberian buah-buahan segar untuk burung cucak ijo, pemberian buah secara bergilir akan memberikan variasi bagi burung tersebut. Selain buah yang digilir, pemberian EF jangkrik juga sangat penting, yang dapat diberikan dengan porsi 3 pagi dan 3 sore, atau 5 pagi dan 5 sore. Menjelang lomba dapat ditambahkan UH 5 ekor dihari minggu.

Pemberian Apel Merah untuk kinerja cucak ijo agar lebih stabil saat dilombakan ini telah dibuktikan oleh Om Yayang dalam menyetel Cucak Ijo Dahsyat miliknya. dimana dengan setelan untuk karakter cucak ijonya, membuat burung koncer dan meraih gelar juara.

Harga Burung Cucak Ijo Terbaru [Estimasi]

Burung Cucak Ijo begitu mudah untuk dipelihara sebagai kicauan dirumah maupun untuk lomba, karena cukup disediakan makanan favoritenya Pisang, Pepaya dan memberi Jangkrik sejumlah tertentu burung ini akan cepat berkicau, sehingga Harga Burung Cucak Ijo pun setiap masa akan berubah dan terus merangkak. Naiknya Harga Burung Cucak Ijo disebabkan sulitnya pemasok menyediakan burung untuk kebutuhan pasar, untuk itulah sebagai Pecinta Burung, saya sangat mengharapkan pecinta burung cucak ijo berkenan untuk Breeding Cucak Ijo.

Burung yang rajin berkicau adalah Cucak Ijo Jantan, meskipun burung cucak ijo betina juga mau berkicau, jika belum mengetahui perbedaan kelaminnya, silahkan dibaca artikel kami terdahulu Membedakan Cucak Ijo Jantan dan Betina.

Sebenarnya berapa harga cucak ijo dipasaran? inilah laporan Estimasi Harga berdasarkan pantauan saya di pasbur Kupang - Surabaya :

Cucak Ijo Banyuwangi Muda muka kuning : Rp. 500.000 - Rp. 550.000,-
Cucak Ijo Banyuwangi Trotol : Rp. 500.0000 - Rp. 650.000,-
Cucak Ijo Banyuwangi muda muka nopeng (jaminan jantan) : Rp. 600.000 - Rp. 650.000,-
Cucak Ijo Banyuwangi Ngoceh : Rp. 700.000,- s.d. 900.000,-
Cucak Ijo Banyuwangi Gacor : > Rp. 1.000.000,-

Cucak Ijo Kalimantan Muda muka kuning : Rp. 400.000 - Rp. 425.000,-
Cucak Ijo Kalimantan Trotol : Rp. 400.0000 - Rp. 450.000,-
Cucak Ijo Kalimantan muda muka nopeng (jaminan jantan) : Rp. 400.000 - Rp. 475.000,-
Cucak Ijo Kalimantan Ngriwik/ngoceh jarang : Rp. 500.000,- s.d. 600.000,-
Cucak Ijo Kalimantani Gacor : > Rp. 800.000,-

Harga harga yang saya sebutkan diatas karena berkaitan dengan kesenangan bisa saja sewaktu-waktu mengalami kenaikan yang tak terkira, karena burung cucak ijo untuk lomba bisa saja harganya melambung tinggi hingga puluhan juta. 

Tips memelihara cucak ijo :
Karena burung cucak ijo bukanlah burung tipe petarung (fighters) maka setelah pakan dan kondisi stamina yang stabil adalah kunci untuk membuat burung cucak ijo berkicau dimana pun berada. Makanan utama burung cucak ijo adalah buah buahan dan serangga, maka voer hanya disediakan sebagai makanan cadangan untuk itu setiap hari sediakan dan harus diganti makanan buahnya. Sebagai permulaan, berikan jangkrik setiap pagi 3 ekor, dan sore hari 2 ekor.

Artikel Terkait untuk harga burung berkicau lainnya lihat di Daftar Harga Burung 2014

Followers




Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Infoting | Bloggerized by Putera Gembala