Merawat Cucak Ijo Agar Cepat Bunyi Ngeplong

Cak Ijo Mania... Cara Merawat Cucak Ijo agar cepat bunyi ngeplong memang membutuhkan sedikit sentuhan yang berbeda. Ada beberapa jenis cucak ijo dengan perawatan sederhana saja burung jadi rajin berkicau dengan suara yang keras atau ngeplong. namun jenis lain ada pula yang malas bersuara keras karena kurang memiliki tenaga untuk melepaskan suara yang dia punya. Agar burung mau berkicau dengan suara yang keras, paruh ngebuka dan disebut gacor, burung harus dalam kondisi fit, stamina terjaga dan brahi yang stabil. 

Cucak Ijo
Perlu dicatat kembali bahwa burung cucak ijo bukanlah burung petarung, sehingga kondisi stamina dan brahi lah yang menjadikan burung ini menjadi rajin berkicau. Untuk agan-agan cucak ijo yang burungnya belum mau ngeplong dan hanya ngriwik saja, mungkin bisa mempertimbangkan tips berikut ini :

  • Seperti biasa, kalau malam burung cucak ijo sebaiknya di kerodong agar waktu istirahatnya lebih nyaman dan tenang, selain itu - burung sebaiknya juga dimasukkan ke dalam rumah. Burung ini termasuk burung yang suka tidur, jadi sebelum magrib sudah bisa dimasukkan rumah, bekas kotoran sebaiknya dibersihkan agar rumah tidak bau. Mengistirahatkan burung lebih awal akan lebih baik sehingga burung akan memiliki tenaga yang cukup untuk berkicau esok hari.
  • Pada ke esokan harinya burung dikeluarkan lebih pagi, kalau bisa di embunkan, jadi burung dikeluarkan setelah subuh atau sekitar jam 05.00, tujuannya apa? yaa biar burung menghirup udara segar dan menyambut matahari pagi, agar fisik burung lebih sehat. 
  • Setelah matahari terbit, sekitar pukul 07.00 burung dimandikan dengan cara disemprot atau di keramba, semua tergantung kebiasaan.
  • Setelah puas dimandikan, burung dijemur di bawah sekitar 30 menit, kemudian beri jangkrik 5  ekor, kroto 1 sendok, beri pisang kepok matang yang segar. kemudian burung kembali dijemur sekitar 1 jam ke depan.
  • Habis di jemur, kemudian burung digantung diteras, jika burung telah dalam keadaan fit maka burung akan lebih cepat berkicau karena telah mendapatkan asupan makanan yang cukup. Selama burung belum mau ngeplong sebaiknya setiap hari tetap diberi buah pisang segar dan jangkrik, sedangkan kroto dapat diberikan 3 hari sekali.
  • Trick lainnya  adalah dengan menggandeng atau mendekatkan burung cucak ijo dengan burung masteran, misalnya burung lovebird, kenari atau cucak jenggot yang telah gacor. Hal ini sangat penting karena burung cucak ijo termasuk burung yang cerdas nampun pikun. 
  • Bila anda tidak memiliki burung masteran, maka bisa memperdengarkan suara masteran dengan mp3 player atau Hp yang di set untuk menjadi masteran burung. Adapun waktu memaster yang bagus adalah, Sore saat dikerodong, Siang hari dan pagi hari, jadi pemasteran dalam sehari bisa 3 kali.
  • Sore hari burung tidak usah dimandikan, karena burung belum OB, jadi pemandian cukup 1 hari sekali. Namun di sore hari sebaiknya diberi jangkrik 5 ekor lagi sebelum di kerodong.

Pemberian Jangkrik yang tepat, pisang kepok merah yang manis dan segar akan memancing burung cucak ijo menjadi rajin berkicau, namun bila tiap hari diberi pisang kepok, lama kelamaan burung akan menjadi OB, setelah rajin berkicau sebaiknya selain diberi pisang juga diberi buah pepaya untuk meredam OB dengan durasi seminggu dua kali.

Adapun tanda-tanda burung OB adalah melet-melet saat bertemu lawan maupun saat berkicau. Bila hal ini terjadi maka kurangi pemberian pisang dan ganti dengan pepaya, selain itu penjemuran juga perlu dikurangi dan mandi di tingkatkan.

Dengan perawatan yang tepat, kita tahu apa yang diperlukan burung, maka saya yakin burung cucak ijo akan semakin rajin berkicau. Selamat Mencoba... Good luck...

0 comments:

Post a Comment

Silahkan Berkomentar Tentang Artikel ini...

Followers

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Infoting | Bloggerized by Putera Gembala