Showing posts with label Decu. Show all posts
Showing posts with label Decu. Show all posts

Mengenal Burung Decu Batu (common stonechat)

Selama ini kita hanya mengenal Burung Decu yang disebut juga sebagai kacer mini merupakan keluarga burung Flycather yang memiliki bulu warna hitam bercampur putih dan memiliki kicauan yang sangat merdu. Berdasarkan penelusuran terkini, ternyata burung Decu memiliki kerabat baru yang merupakan bukan burung asli Indonesia, menurut informasi yang saya baca di web omkicau, burung Decu Batu (common stonechat) merupakan burung imigran yang menetap di kepulauan Nias - Sumatera Utara. Burung ini hijrah dari negara luar dan menemukan habitat yang cocok dengan sumber makanan yang tersedia, burung ini menyukai habitat semak belukar, pohon perdu dan kerap menyambar mangsanya seperti jangkrik kecil, belalang dan cacing tanah. 

Dari sini kita sudah jelas, karena menemukan habitat yang cocok dan sumber makanan yang tersedia sehingga burung Decu Batu mampir di Pulau Nias - Provinsi Sumatera Utara - Indonesia. Sedangkan negara asalnya menurut omkicau adalah dari negara Eropa dan Asia Barat Daya, adapun negara tujuan migrasi mereka saat pergantian musim dingin adalah negara bagian selatan, mulai dari Afrika, Tanah Arab, hingga Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Burung Decu Batu Jantan memiliki warna bulu yang bervariasi dengan corak yang lebih tegas, yaitu warna hitam di kepala hingga badan, leher berwarna putih dan dada berwarna orange. Sedangkan yang betina memiliki warna yang agak kusam tanpa warna hitam dikepala, warnanya cenderung berwarna cokelat di kepala dan badannya dengan sedikit bercak-bercak.

Untuk lebih mengenal Burung Decu Batu, inilah gambar yang saya peroleh...

Burung Decu Batu

Dengan mengenal burung decu Batu ini, semoga menjadikan pemahaman yang lebih luas terhadap ilmu pengetahuan kita tentang burung berkicau dan keaneka ragaman hayati kita. Untuk kelestarian lingkungan saya menghimbau burung ini biarkan tetap hidup bebas di alamnya, agar anak cucu  kita kelak tetap bisa menikmati kicauannya.

Salam kicau mania....


Suara Kicauan Burung Decu Gacor

Sobat Decu Mania mungkin sedang mencari referensi Kicauan Decu yang sudah gacor. Berikut ini Gembala News menemukan video terbaru tentang Decu Gacor yang sangat baik untuk di dengarkan dan menjadi masteran yang tepat untuk burung decu bakalan, sehingga burung yang Harganya tidak seberapa ini menjadi luar biasa karena mampu berkicau dengan kicauan yang sangat bagus dan memukau.

Video yang di unggah oleh Telor Garuda ini hanya berdurasi 53 detik, namun disini saya sudah bisa menilai bila Decu miliknya ini telah rajin berkicau atau gacor. Mainkan dan dengarkan kicauannya yang sangat merdu seperti Kicauan Burung Kacer.


Gimana sobat? sangat merdu dan gacor bukan... rawatlah burung anda dengan cara merawat yang bijak sehingga burung akan menjadi kicauan yang pintar karena rajin dan bisa menirukan berbagai jenis suara burung.


Harga Burung Decu Terbaru

Burung Decu atau Kacer Mini populasinya di alam liar telah hampir punah sehingga kita sangat jarang menemukan burung ini di pasaran atau di pasar burung (PB). Padahal kicauan burung ini juga sangat merdu dan sangat cocok untuk kicauan dirumah, lebih dari itu Kicauan Burung Decu juga sangat cocok untuk memancing burung Kacer atau murai agar lebih cepat berkicau dan rajin bunyi di rumah. 


Harga Burung Decu saat ini terus merangkak naik karena burung ini sudah jarang, usaha penangkaran pun masih belum maksimal hasilnya karena para peternak burung lebih menyukai berternak Burung Prenjak, Burung Kenari dan Lovebird karena dianggap lebih mudah dan memiliki prospek yang bagus. 

Permintaan terhadap burung decu juga cukup bagus, sehingga hal ini mempengaruhi harga burung decu semakin mahal, berdasarkan pantauan saya di pasar online, inilah Harga Burung Decu Terbaru :
  • Decu Trotol Jantan : Rp. 250.000,-
  • Decu Trotol betina : Rp. 175.000,-
  • Decu Muda Hutan : Rp. 225.000,-
  • Decu Jinak dan ngriwik : Rp. 300.000,-
  • Decu jinak dan rajin bunyi : Rp. 450.000,-

Itulah Daftar Harga Burung Decu yang dapat saya bagikan hari ini 20/6/2014 semoga bermanfaat untuk rekan-rekan yang sedang memantau perkembangan harga burung guna memutuskan prospek usaha untuk bulan Juli atau bulan-bulan selanjutnya. Kunjungi Gembala News dan dapatkan informasi terbaru seputar harga dan cara merawat burung berkicau.

Cara Merawat Decu Biar Cepat Gacor

Burung Decu atau sering disebut juga dengan nama Kacer Mini adalah seekor burung yang mudah jinak dan cepat beradaptasi, sehingga burung ini akan mudah dipelihara dan dirawat sampai bunyi gacor. Bila anda merawat burung ini dari bayi atau anakan decu  yang masih lolohan maka lebih baik menggunakan metode yang sederhana dan mudah saja, karena bila dibiasakan dengan makanan yang enak-enak maka burung ini akan menjadi manja dan berketergantungan dengan makanan yang enak itu. Adapun makanan yang enak bagi burung adalah kroto.

Merawat burung dari bakalan sampai gacor membutuhkan kesabaran dan konsistensi. semakin sabar dan konsisten maka burung ini akan lebih cepat gacor. Sebenarnya pemberian EF tergantung kebiasaaan, namun agar lebih cepat gacor berikut ini saya ingin berbagi informasinya agar bisa menjadi referensi bagi anda.

Cara Merawat Decu Bakalan Agar Cepat Gacor :
  • Kita menganggap bila burung tersebut telah mau makan voer meskipun bakalan, selain itu burung juga telah jinak meskipun jinak-jinak lalat. karena burung yang masih liar tentu saja akan sulit di setting cepat gacor meskipun setiap hari diberi EF yang banyak.
  • Setiap hari menjelang Fajar atau setelah subuh, sebaiknya burung di embunkan. berikan jangkrik 2 ekor barulah anda gantung burung ditempat yang terbuka agar merasakan kesejukan udara pagi yang bersih.
  • Setelah matahari terbit barulah burung dimandikan, baik disemprot maupun dikeramba, agar burung merasa puas bermain air, sebaiknya burung dikeramba saja. Sementara burung sedang mandi anda bisa membersihkan sangkarnya dari kotoran, mengganti minuman dan makanan. 
  • Setelah mandi, berikan EF kroto 1 sendok teh, kemudian burung dijemur sampai pukul 10.00.
  • Siang hari burung boleh dikerodong atau cukup digantung di teras, agar burung belajar berkicau karena telah mendapatkan makanan yang cukup.
  • Sore hari, bila cuaca memungkinkan burung boleh dimandikan, namun bila kondisi tidak memungkinkan cukuplah burung diberi UH 3 ekor. dan kemudian burung dikerodong untuk di istirahatkan.
  • Setelah dikerodong barulah burung dimaster dengan suara-suara masteran yang anda kehendaki sampai esok pagi hari.
  • Lakukan skedul diatas untuk hari-hari selanjutnya.

Semoga burung decu anda segera gacor seperti decu milik teman teman Gembala News lainnya yang telah gacor dan menjadi burung favorite dirumah.

Cara Merawat Burung Decu Biar Rajin Bunyi

Burung Decu memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil daripada burung kacer maupun murai, namun berdasarkan pantauan saya pada teman-teman pecinta burung decu, agar burung ini rajin berkicau dengan lantang dan sangat menghibur maka dalam perawatan burung ini sangat sulit untuk lepas dari pemberian kroto (kecuali yang telah dibiasakan dari anakan). Secara umum model perawatan Burung Decu tidak beda jauh dengan burung berkicau lainnya, untuk itu simak ulasan Gembala-News dibawah ini.


Cara Merawat Burung Decu Biar Rajin Bunyi (Berkicau) :
  • Burung diembunkan menjelang atau saat fajar. Berikan 1 sendok teh kroto dalam wadah krotonya.
    Pagi hari, setelah dijemur, berikan 3-5 ekor jangkrik. Pemberian jangkrik, dengan porsi yang sama, bisa diulangi pada sore harinya.
  • Periksa voer dan ganti air minumnya dengan yang bersih. Bisa juga ditetesi dengan multivitamin untuk membantu menjaga kondisi burung agar tetap fit sepanjang hari.
  • Penjemuran bisa dilakukan selama 1-1,5 jam. Setelah itu, burung digantung di tempat teduh.
  • Jika cuaca tidak memungkinkan untuk menjemur, burung bisa diberikan ulat hongkong 2-3 ekor saja yang berwarna putih.
  • Sewaktu beristirahat pada sore hari, burung bisa dikerodong. 
  • Pemasteran dilakukan saat istirahat, baik dari suara mp3 ataupun ditempel dengan burung masteran yang Anda miliki.
  • Lakukanlah cara perawatan diatas untuk esok hari sebagai rutinitas.

Dengan kesabaran dan konsisten dalam Merawat Burung Decu, maka saya yakin anda bisa menciptakan burung decu yang rajin berkicau baik untuk ocehan di rumah maupun untuk lomba. Bagi anda penghobi burung berkicau, temukanlah tips dan cara merawat burung berkicau lainnya hanya di Gembala News

Burung Decu atau Kacer Mini

Bagi yang masih awam dengan seluk beluk burung berkicau tentu akan mengira bila burung mungil berwarna hitam dengan kombinasi putih disayap dan ekornya itu dikira adalah burung Kacer, padahal burung kacer mini itu punya nama sendiri yaitu Decu (kacer mini/Saxicola caprata). Burung ini memiliki kicauan yang merdu dan tak kalah hebat bila dibandingkan dengan burung kacer sebenarnya, namun sayang populasi burung ini lambat laun semakin menurun di alamnya.

Meski banyak dijumpai di Indonesia, decu tidak termasuk sebagai burung endemik di negeri ini. Sebab wilayah persebaran burung ini cukup luas, mulai dari Asia Barat, Asia Tengah, Asia Selatan, hingga Asia Tenggara Indonesia. Jika dipetakan, habitatnya tersebar dari Transcaspia, Afghanistan, Persia, India, Myanmar, Filipina, dan Indonesia (terutama Jawa).

Sampai saat ini, Burung Decu dikenal ada 16 sub species yang tersebar di beberapa negara, burung ini masih dalam golongan burung Fly Cather. Sub Species burung decu itu adalah : Saxicola caprata rossorum, Saxicola caprata bicolor, Saxicola caprata burmanicus, Saxicola caprata nilgiriensis, Saxicola caprata atratus, Saxicola caprata caprata, Saxicola caprata randi, Saxicola caprata anderseni, Saxicola caprata fruticola, Saxicola caprata pyrrhonotus, Saxicola caprata francki, Saxicola caprata albonotatus, Saxicola caprata cognatus, Saxicola caprata aethiops, Saxicola caprata belensis, Saxicola caprata wahgiensis.

Dengan suara yang merdu, burung decu sayangnya hingga saat ini sangat jarang latberan yang mengadakan lomba berkicau burung ini, padahal rawatan burung decu tergolong cukup mudah, karena burung ini adalah jenis burung pemakan serangga.

Secara fisik dan kesamaan, perlu kami jelaskan bila antar burung Kacer, burung decu dan burung glatik wingko memang memiliki warna bulu yang hampir sama, namun burung kacer lebih besar dari burung decu, dan burung glawing lebih kecil daripada burung decu. 

Artikel ini saya sampaikan agar pelestarian burung decu lebih berhasil dan sebagai wawasan bagi anak bangsa agar memahami flora dan fauna indonesia.

Followers




Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Infoting | Bloggerized by Putera Gembala