Tips Memilih Burung Bakalan/Bahan di Pasar

Beberapa Kicau Mania pendatang baru (pemula) yang ingin menggeluti dunia hobi burung ternyata banyak yang resah dan galau ketika ingin mengadopsi burung kicauan, bagi yang memiliki modal besar tentu tidak sulit karena tinggal membeli yang sudah jadi (ngoceh), namun memelihara yang sudah jadi seakan tidak ada seni hobinya, untuk itu berselancarlah ke pasbur untuk mencari bahan yang prospek. Ketika berada di tengah pasbur terkadang banyak juga yang galau karena takut gacoan yang dibeli betina atau tidak mau berkicau.

Jangan sungkan untuk bertanya pada penjualnya, manakah burung yang memiliki prospek bagus dan mana yang bukan, selain itu anda juga bisa mencari Referensi atau Artikel tentang Cara membedakan burung jantan dan betina, burung yang rajin berkicau dan mana yang tidak di berbagai web blog kicau mania seperti Om Kicau, Gembala News, Kissawa Bird Lover, Cendet Jatim, Mr Kicau dan berbagai media online tentang burung seperti agrobur, mkicau dan lain-lain.

Agar lebih mudah dalam memilih burung yang baik dan rajin berkicau, inilah Tips memilih burung bakalan di pasbur :
  • Pilihlah yang rajin makan, jika pemakan buah pastikan burung mau makan pisang atau pepaya yang disediakan, ini menandakan burung yang sehat dan memiliki hasrat hidup yang tinggi. karena untuk burung bakalan yang paling penting adalah mau hidup, sedangkan berkicau itu adalah urusan nomor dua.
  • Pilihlah yang memiliki tubuh proporsional, dari kaki, badan, leher, kepala, paruh, mata yang sehat dengan ukuran dan panjang yang sesuai.
  • Pilihlah burung yang sehat, ceria dan lincah, bukan burung yang jekukruk/lesu dan tampak sakit.
  • Pilihlah burung yang ada ekornya baik, jari-jari kaki lengkap, mata sehat.
  • Pilih yang berparuh tebal, lebar,  lurus dan proporsional. ini menandakan burung memiliki suara yang keras, tajam dan jelas.
  • Kaki yang sehat, mencengkeram kuat menandakan burung memiliki kuda-kuda yang kokoh untuk bertarung baik juga untuk berkicau saat di lomba.
  • Pilihlah yang berkelamin jantan, karena yang berkelamin jantan umumnya akan rajin berkicau dan memiliki variasi lagu lebih banyak, untuk referensi jantan dan betinanya burung dapat anda lihat diberbagai web referensi seperti yang saya sebutkan diatas.
Hati hati membeli kucing dalam karung, karena di beberapa pedagang burung yang berlaku curang, kecurangan itu seperti :
  • Menyemir burung cucak ijo betina menjadi seperti jantan yang ditandai dengan topeng hitam dilehernya, dengan menyemir lehernya menjadi hitam.
  • Menyemir Kacer putih menjadi hitam, karena kacer hitam harganya lebih mahal, atau menyemir kacer betina menjadi seperti jantan.
  • Menyambung ekor burung murai batu lampung dengan ekor burung murai batu ekor panjang alias Medan.
  • Dengan seruling yang dipasang di lidah seseorang secara mahir bisa membuat seakan burung di dalam kardus bisa berkicau, hal semacam ini perlu di waspadai dan tak perlu dibeli, tinggal saja daripada jadi ribut dipasar. tidak mungkinlah burung didalam kardus yang sempit akan berkicau, di dalam sangkar saja belum tentu mau berkicau kok.
Mengadopsi burung berkicau dari pedagang resmi yang memiliki stand lebih bijaksana, atau membeli burung dari hasil breeding bakal lebih baik lagi, sehingga hobi anda tidak merusak lingkungan karena memakmurkan para pemburu.

 

0 comments:

Post a Comment

Silahkan Berkomentar Tentang Artikel ini...

Followers




Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Infoting | Bloggerized by Putera Gembala