Penyebab dan Solusi Ekor Burung di Patoki/dicabuti Sendiri

Burung akan tampak indah bila memiliki bulu bulu yang rapi dan bersih termasuk bulu ekor yang menjuntai panjang maupun pendek. Namun sayang beberapa Kicau Mania ada yang mengeluhkan gacoannya sering kali mencabuti ekornya sendiri saat ekor baru mulai tumbuh, yang disebutkan oleh mereka dengan istilah burung yang nakalan ekor. Padahal burung tidak dalam kondisi ngurak atau proses ganti bulu, tapi mengapa Ekor baru tumbuh di Patoki Sendiri? Sebenarnya apa penyebabnya? Untuk menemukan jawaban ini kami mencari kesana kemari menurut pakar perburungan dan membagikannya di Gembala News untuk burung mania.

Penyebab ekor dicabuti burung sendiri sebagaimana hasil penelusuran kami di internet dan sharing teman teman di sosial media adalah karena burung dalam kondisi tidak stabil atau burung dalam kondisi tidak nyaman sehingga menyiksa diri sendiri adalah tindakan penyaluran emosi, andai saja dia bisa lepas maka akan lebih suka terbang tinggi di udara kemudian menyendiri di ujung ranting pohon yang tinggi untuk merenung dan mencari kebebasan.

Penyebab kedua adalah karena burung kekurangan gizi, vitamin atau mineral, karena ekor muda mengandung darah segar dengan kandungan enzim di dalamnya maka dengan mencabuti ekor muda dan menghisap pangkal ekor adalah solusinya menurut burung saat itu karena dia tidak mampu mencari solusi akibat berada didalam sangkar.

Penyebab ketiga adalah burung terserang suatu penyakit atau serangga, penyakit disini disebabkan oleh jamur atau bakteri yang menyerang kulit sehingga burung merasa gatal-gatal dan suka mencabuti bulu ekor, sedangkan serangga yang kami maksud adalah burung terkena kutu, karena kutu yang menyerang burung akan menyebabkan burung tidak nyaman dan suka garuk2 atau cabut mencabuti bulu.

Kondisi tidak nyaman burung didalam sangkar disebabkan oleh : Sangkar yang terlalu sempit, Sangkar yang kotor karena tidak pernah di bersihkan kotorannya, atau karena burung diletakkan dilingkungan yang terlalu bising dari aktivitas manusia.

Solusi dan cara mengatasinya :
  • Gunakanlah sangkar yang sesuai dengan ukuran burung, untuk ekor panjang gunakan sangkar yang lebar dan tinggi, meskipun burung kecil jangan pula diletakkan di sangkar yang imut.
  • Letakkan burung ditempat yang tenang dan nyaman, terutama waktu istirahat di malam hari, selalu di kerodong agar lebih maksimal istirahatnya.
  • Selalu bersihkan sangkar setiap hari   atau dua hari sekali.
  • Rawatlah burung dengan baik, seperti dimandikan dengan teratur, di jemur yang cukup dan di beri pakan sesuai dengan porsinya.
  • Berikan EF (jangkrik, Uk, UH, Kroto) sesuai takaran yang pas agar kebutuhan gizi, vitamin atau mineral tercukupi.
  • Selama dalam pemulihan selalu berikan vitamin burung sesuai porsinya, biasanya seminggu 2 kali, untuk menjaga kesehatan cukuplah seminggu sekali diberi vitamin.
  • Bila diserang kutu, burung dapat disemprot dengan air cucian beras atau air rebusan daun sirih.
  • Burung yang berada dilingkungan tidak nyaman bisa jadi burung juga mengalami stress, untuk burung stress sebaiknya di kerodong dan diletakkan ditempat yang sepi dan jauhkan dari hal yang menakutkan bagi burung.
Selain solusi diatas mungkin anda bisa mempertimbangkan artikel kami terdahulu tentang Cara Mempercepat Pertumbuhan Bulu Ekor Burung.

Berbagai upaya diatas dapat anda lakukan satu persatu atau dikombinasikan untuk mendapatkan solusi yang tepat sehingga burung akan memiliki ekor yang bagus untuk kestabilannya saat terbang maupun bergaya saat mengibaskan ekor diantara teman-temannya.
Semoga catatan Gembala News ini bermanfaat dan salam kicau mania....

0 comments:

Post a Comment

Silahkan Berkomentar Tentang Artikel ini...

Followers




Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Infoting | Bloggerized by Putera Gembala