Showing posts with label Ciblek. Show all posts
Showing posts with label Ciblek. Show all posts

Cara Ternak Burung Ciblek

Tingginya minat pecinta burung terhadap Burung Ciblek mengakibatkan banyak orang berburu burung ini, bari berburu di hutan maupun membeli dipasar, bila kondisi ini tidak di imbangi dengan usaha penangkaran, maka burung ciblek lama kelamaan bisa punah, sebagai pecinta burung maka sudah selayaknya kita mempertimbangkan hal tersebut. Untuk menambah wawasan kita dalam penangkaran burung, berikut ini saya ingin membagikan tips Cara Ternak Burung Ciblek berdasarkan analisa pengalaman rekan-rekan di grup Ciblek Mania.

Seseorang yang menginspirasi saya untuk menerbitkan artikel ini adalah pemilik akun Boss Otto asal Desa Lebo - daerah Tanggulangin, Sidoarjo. melihat aktivitas beliau di FB, tampaknya dia begitu aktif merawat burung dan menangkarkan burung ciblek, beberapa gambar kirimannya akan saya muat dala artikel ini.

Persiapan Ternak Burung Ciblek
Siapkan sepasang burung ciblek yang sudah jinak, paling tidak sudah tidak takut lagi dengan manusia, saat kita beri makan pun burung sudah tahu dan langsung menyantapnya, istilahnya adalah jinak lalat. Untuk memudahkan perawatan sebaiknya burung yang sudah doyan voer. Adapun burung ciblek yang siap diternakkan sebaiknya adalah burung yang telah berumur 1 tahun, karena diusia ini sistem reproduksinya telah matang dan siap.

Siapkan kandang ternak dengan ukuran minimal 0,8x1x1,8 m (kandang dengan lebar 0,8m, panjang 1m dan tinggi 1,8). dengan kandang sebesar ini, tentu saya anda sebagai perawat bisa masuk kedalamnya, untuk memantu keadaan sarang, memberi makan dan membersihkan sangkar bila diperlukan. Buatlah pintu berlapis agar burung tidak mudah lepas saat kita berusaha masuk ke dalamnya, di dalam kandang tadi beri pohon perdu untuk burung beraktivitas atau tempat bersarang.






Setelah dua hal penting diatas kita persiapkan, maka selanjutnya kita menuju upaya penjodohan, bila burung telah lama ditempatkan dalam satu sangkar harian tentu hal ini bukan masalah, namun bila sepasang burung tersebut baru saja kita dapatkan, maka burung harus kita jodohkan dikandang yang terpisah dalam beberapa hari, atau paling mudah adalah menggunakan sangkar yang bersekat, dan sekatnya mudah untuk kita pasang dan kita lepas.


  • Hari pertama penjodohan, kedua burung diberi UK dan kroto full, agar birahi burung lekas bangkit dan burung akan saling memanggil,
  • Hari kedua burung betina hanya diberi UK sedikit, sedangkan yang jantan tetap diberi UK dan kroto, dengan tujuan agar birahi si jantan tetap tinggi dan berharap mau memberi  makan si betina.
  • Hari ketiga, dipagi hari burung betina jangan diberi UK, sangkar didekatkan dengan sangkar jantan, sementara yang jantan tetap diberi UK dan kroto, lihatlah apakah si jantan mau memberi makan si betina dan si betina mau menerimanya, jika hal ini terjadi maka bisa dipastikan burung mau berjodoh.

Setelah burung berjodoh, selanjutnya masukkan sepasang burung tersebut ke dalam kandang besar yang telah kisa siapkan sebelumnya. Di dasar kandang sebaiknya diberi tanah dan bahan sarang. burung yang telah siap berproduksi akan mulai membangun sarang dengan sendirinya, namun untuk mempermudah hal itu, sebaiknya anda siapkan sarangnya dari anyaman bambu dan serabut yg halus.

Burung yang telah bertelor akan mengerami telurnya sekitar 14 hari, kemudian biarkan indukan menyuapi anaknya hingga 10hr, setelah itu barulah kita ambil dan penyuapan selanjutnya kita lanjutkan, agar burung anakan hasil peternakan kita tadi menghasilkan anakan ciblek yang jinak.

Itulah sekilas tentang simulasi cara ternak burung ciblek yang dapat saya bagikan, smoga bermanfaat..

Cara Merawat Ciblek Sawah Biar Rajin Berkicau

Burung Ciblek Sawah termasuk burung yang mudah beradaptasi dengan lingkungannya, mungkin burung ini tidak akan jinak jika tidak dipelihara dari anakan, tapi burung ini akan bisa lebih cepat bersosialisasi dengan lingkungannya sehingga bakal lebih cepat berkicau saat mendapatkan makanan yang cukup. Merawat burung ciblek sawah sangatlah mudah, kali ini saya ingin berbagi catatan untuk agan-agan sekalian.

Berikut ini adalah rutinitas Gembala dalam Merawat Burung Ciblek Sawah :
  • Burung biasanya saya taruh di dalam rumah kalau malam hari, lebih tepatnya di dalam garasi mobil yang tertutup.
  • Setiap pagi,  sekitar pukul 6 saya keluarkan dari rumah, digantung di jemuran.
  • Kemudian sekitar pukul 7 burung saya mandikan dengan cara disemprot biar cepat jinak. bekas kotoran di sangkar juga dibersihkan biar tidak bau.
  • Selanjutnya burung di jemur dijemuran lagi, tapi belum diberi Ulet Kandang.
  • Setelah dijemur sekitar 1 jam, burung di teduhkan, saya taruh diteras dan saya beri UK.
  • Setelah burung makan beberapa menit, burung akan mulai berkicau klik klik klik klik...
  • Ternyata burung ini termasuk burung yang cepat berkicau asalkan dia kenyang.
  • Sore hari tidak saya mandikan, dan burung langsung masuk ke garasi lagi.
  • Esoknya juga diperlakukan perawatan yang sama, yang pasti setiap hari burung ini harus diberi UK, sedangkan kroto dapat diberikan seminggu sekali.

Itulah sobat model perawatan burung Ciblek Sawah agar rajin berkicau, dimana kuncinya adalah selalu memberi UK sebagai EF yang paling mudah dan membuat burung rajin berkicau. Semoga ini bisa menjadi catatan yang berguna bagi teman-teman pecinta burung.

Contoh Sangkar Cara Ternak Burung Ciblek

Burung Ciblek adalah salah satu burung mungil yang banyak digandrungi pecinta burung di negeri ini. Tubuhnya yang mungil namun memiliki suara yang keras adalah salah satu alasan burung ini dijadikan alarm hidup, selain itu burung ini kerap dijadikan masteran oleh KM untuk mengajari burung pengicau lainnya agar memiliki materi kicauan yang bagus. Seiring banyaknya permintaan burung Ciblek yang jinak dan mau makan voer, maka permintaan burung ini dipasaran pun sangat tinggi, sehingga ini menjadi peluang usaha untuk anda dalam berternak burung ciblek.

Ternak burung ciblek sangatlah mudah asalkan memiliki sepasang burung ciblek yang sudah jinak dan memiliki lahan yang cukup untuk menangkar burung ini. Karena kebanyakan ciblek  mania berternak burung ini dengan sangkar yang besar.

Coba saja dilihat Contoh Sangkar Ternak Burung Ciblek berikut ini :





Dari beberapa foto diatas dapat ditarik kesimpulan bila akan ternak burung ciblek maka dibutuhkan lahan yang cukup luas yaitu sekitar 2x2x2 meter. Amankan lokasi dari hinggar binggar kendaraan bermotor, predator kucing dan semut. Jika burung telah merasa nyaman dan mau berjodoh dengan pasangannya maka burung akan mulai membuat sarang.

Makanan Dalam Berternak sangat penting sehingga keberhasilan dalam penangkaran itu bisa lebih maksimal, adapun makanan andalan yang bisa digunakan adalah memberikan kroto dan UK setiap hari. karena burung ini adalah burung pemakan serangga maka makanan ini sangat penting baginya.


Perawatan Ciblek Biar Rajin Bunyi (Gacor)

Juragan Ciblek yang terhormat, kali ini Anak Gembala ingin menulis tentang Perawatan Burung Ciblek biar rajin bunyi, mengapa hal ini perlu saya jelaskan? karena saya mendapat masukan bila banyak ciblek mania yang mendapati masalah bila burung kesayangannya sangat jarang bunyi. Seandainya mau berbunyi pun hanya mau di pagi hari saat bangun tidur, dan selanjutnya seharian burung lebih banyak diam. 

Burung akan berkicau dipagi hari itu adalah hal yang wajar bagi setiap burung yang sehat, karena berkicau di pagi hari merupakan ucapan syukur burung terhadap lingkungan dan Tuhan pencipta alam yang telah menjaganya semalaman saat tidur sehingga jauh dari predator. Sedangkan untuk berkicau sepanjang hari, burung Ciblek membutuhkan banyak energi dan stamina, untuk itu perlulah bagi kita untuk kesehatan dan menjaga staminanya.

Agar burung Ciblek kicaunnya stabil maka hal yang perlu dilakukan adalah merawat burung dengan sebaik mungkin dengan pola yang konsisten.

Lebih kurang seperti inilah Perawatan Ciblek agar rajin berkicau (gacor)

  • Setiap pagi sekitar pukul 6.00 burung dikeluarkan dari rumah kemudian digantung diteras biar burung dengan senang  hati menyambut matahari pagi.
  • Sekitar jam 7 burung dimandikan
  • Sangkar dibersihkan
  • Burung diberi makan EF berupa kroto 1 sendok teh
  • Bersama dengan Voer berikan UK
  • Kemudian jemur sebentar agar burung kering, setelah kering  barulah burung digantug diteras,
  • Jangan menjemur burung dalam tempo yang lama bila matahari terik, karena burung bisa ngedrop dan UK bisa mati.
  • Setelah bulu-bulu tampak kering, burung digantung diteras sekitar setengah jam, kemudian buruung dikerodong atau dibiarkan berkicau.
  • Sore hari boleh dimandikan atau tidak, tempat makan dan minum harus di cek ketersediaannya. dan malam hari burung dikerodong biar tidak di gigit seranggga.

Selamat Mencoba...

Cara Melatih Ciblek Liar Makan Voer

Cara Melatih Ciblek Liar Makan Voer  merupakan suatu upaya yang bisa kita lakukan agar burung ciblek bisa bertahan hidup lebih lama selama dalam perawatan manusia. Karena burung yang makan voer lebih mudah disediakan makanan, padahal makanan utama burung ciblek adalah serangga kecil dan telur semut nangkrang. Memelihar burung pemakan serangga akan lebih mudah dan irit biaya bila mau makan voer, meskipun Ciblek harus tetap diberi serangga agar hidup lebih sehat dan gacor.

Burung Ciblek yang dipelihara sejak masih lolohan sangat mungkin hanya makan voer bisa bertahan hidup dalam waktu yang lama karena kebiasaannya, namun untuk Ciblek liar yang baru ditangkap atau baru dibeli di pasar tentu akan sangat sulit bisa bertahan hidup bila langsung diberi voer saja. Butuh waktu dan kesabaran agar burung mau makan voer.
  • Untuk mempercepat dan mempermudah proses melatih ciblek liar mau makan voer berikut ini saya memiliki catatan khusus yang tergolong sederhana :
  • Burung Ciblek diberi Kroto full selama 3 hari dalam wadah yang ditempatkan ditempat yang sama. agar burung hafal bila itu adalah tempat makannya.
  • Di hari keempat, kroto dicampur dengan tepung voer atau voer yang dihaluskan, selain itu bisa juga kroto yang dicampur air (namun cara ini kroto akan cepat basi, jadi setelah 6 jam sebaiknya diganti dengan adonan baru).
  • Adonan kroto dan voer  yang dicampur dilakukan secara terus menerus, namun setiap harinya jumlah kroto dikurangi, hingga tanpa disadari burung akan voer sepenuhnya.

Itulah Cara yang pernah saya terapkan dalam memelihar ciblek agar mau makan voer, dalam waktu 1 bulan burung sudah ngevoer, namun tetap saja burung harus di beri UK setiap hari diwadah yang berbeda dalam jumlah tertentu yang kira-kira habis pada pukul 12 siang. Selain pemberian UK setiap hari, kroto juga tetap diberikan seminggu 2 kali agar burung semakin rajin berkicau..

Burung Ciblek Juga Bisa di Ternak

Setiap usaha pasti akan berhasil bila dilakukan dengan bersungguh-sungguh, demikian juga bila anda sedang mengusahakan peternakan, baik itu berternak kenari maupun berternak burung lain yang dianggap tidak berhasil untuk diternak - mungkin sebagian orang akan meremehkan anda, namun tetaplah konsisten. Kali ini Gembala News mengutip pembicaraan admin dengan member di group Ciblek Mania Facebook yang menyatakan berhasil menangkar burung Ciblek atau Prenjak Putih.

Pemilik akun Bos Oto itu menyatakan bila dia telah berhasil menangkarkan burung Ciblek dengan sangkar aviari atau sangkar besar seperti burung Kacer atau Burung Murai. dengan mengkondisikan burung berada seperti dialamnya, yaitu ada pepohonan tempat bermain yang rindang dan makanan yang tercukupi di tempat sangkar tentu saja burung akan merasa senang mood nya sehingga, sepasang burung prenjak putih (jantan dan betina) dalam waktu tertentu akan merasa jodoh dan melangsungkan perkawinan.

Burung yang diternak sudah pasti dan harus adalah burung yang sudah jinak, dalam artian adalah burung yang sudah tidak takut lagi dengan manusia, sehingga akan lebih memudahkan anda dalam perawatan dikemudian hari. 

Untuk membuktikan burung prenjak putih/ciblek bisa diternak, inilah foto yang berhasil kami kutip dari group ciblek mania di FB.







Itulah beberapa potret bukti peternakan ciblek yang telah dicoba oleh seorang penghobi burung ciblek di Sidoarjo, karena prospek pasar burung ini sangat terbuka lebar, untuk burung yang masih muda dan udah makan sendiri saja dijual diharga 150rb, bila sepasang udah makan sendiri dijuala 250rb. Sebuah harga yang fantastis bukan? mau nyoba?

Selamat mencoba...

Tips Merawat Ciblek Bakalan MH

Merawat Ciblek Putih atau Ciblek Alang alang hasil tangkapan muda hutan maupun yang baru beli dipasar memang agak berbeda dibandingkan burung bakalan ciblek yang masih ngeloloh. Hal yang paling penting dalam memelihara Bakalan Muda Hutan adalah burung mau memakan apa yang kita berikan, namun kita juga harus paham bahwa yang kita berikan adalah makanan kesukaannya.

Makanan terbaik dan aman agar burung Ciblek Bakalan tetap hidup adalah Ulat Kandang dan Kroto, namun untuk prenjak bakalan yang baru datang terkadang tidak mau makan Kroto karena tidak terbiasa. Untuk itu burung bakalan ini harus standby disediakan UK didalam wadah pakannya, tidak boleh telat atau habis walau 1 hari.

Begitu burung tiba dan dimasukkan sangkar pastikan wadah pakan sudah tersedia UK yang dicampur Voer atau kroto dalam wadah lain, selain itu anda juga harus menyediakan air minum yang bersih buat ciblek minum.

Selama sepekan burung yang baru beli tadi jangan dimandikan, hanya diberi makan UK dan kroto setiap hari, di malam hari sebaiknya di kerodong agar tidak terkena angin malam.

Pastikanlah burung yang baru tiba tadi segera menyantap makanan yang tersedia, atau tunggu dengan jarak yang agak jauh hingga burung tampak memakan UK atau kroto. setelah tampak mau makan, barulah dapat dikatakan langkah awal telah berhasil.

di Hari ke delapan burung dicoba mandikan dengan cara di semprot lembut di pagi hari, biarkan sejenak sampai bulu-bulu kering barulah diberi UK kembali. jemur burung selama 2 jam, kemudian taruh ditempat yang sejuk. 

Itulah Cara / Tips Merawat ciblek Muda hutan yang baru beli atau hasil tangkapan yang dapata Gembala Bagikan untuk kawan-kawan pecinta Ciblek

Harga Burung Prenjak Putih Terbaru

Baru baru ini saya sudah survei pasaran burung Prenjak Putih di PB Kupang Surabaya yang tren nya kian membaik, harga bakalan burung ini sudah lebih mahal dibandingkan tahun lalu, apalagi burung Prenjak Putih Gacor atau Prenjak Putih yang sudah jadi. Dibandingkan harga bakalan, harga burung sudah rajin berkicau dan ketekan harganya jauh diatas rata-rata dan jauh bedanya.


Burung Prenjak Putih adalah burung yang sangat baik untuk masteran burung berkicau lainnya, suara nembaknya dan suara cerecetannya sangat ramai, tipikal suara yang keras dan nyaring menjadikan burung ini sangat diminati banyak pecinta burung berkicau baik untuk kicauan dirumah maupun memaster burung Cendet.

Harga Burung Prenjak Putih Terbaru :

Harga Bakalan Prenjak putih bulu perut masih kuning Jantan ada ekor : Rp. 75.000,-
Prenjak putih bakalan tanpa ekor : Rp. 60.000,-
Prenjak putih dada putih bersih : Rp. 180.000,-
Prenjak putih gacor : Rp. 350.000,-
Prenjak putih gacor cetekan : Rp. 600.000,-

Prenjak Putih betina bakalan : Rp. 50.000,-
Prenjak Putih betina siapan dan bunyi : Rp. 150.000,-

Itulah laporan investigasi saya untuk Gembala News berdasarkan tinjauan saya di PB Kupang, bagi yang ingin memiliki momongan Prenjak putih bisa segera memantau harga dan barangnya di PB yang kami sebutkan diatas.

Cara Merawat Ciblek Kebun Cepat Bunyi Gacor

Ciblek Kebun adalah jenis ciblek yang sering kita temui di kebun atau pekarangan sekitar rumah,  untuk itu burung mungil yang lincah itu diberi nama Ciblek Kebun atau Prenjak Merah (di surabaya). Jadi dasar penamaan itu adalah habitat dan warnanya, namun sayang untuk memelihara burung ini bukanlah perkara mudah karena burung Ciblek Kebun rentan sakit bila anda sekali saja telat memberi makan atau burung kehabisan air minum.

Padahal bila burung selalu dipelihara dengan baik, diberi makan dengan teratur dan diberi minuman yang bersih setiap hari maka burung Ciblek Kebun bisa bertahan hidup hingga bertahun-tahun dalam pemeliharaan manusia, sebagaimana usaha pemeliharaan yang telah dilakukan Pak Beno, DKB, Surabaya yang telah memelihara burung kecil dengan suara lantang itu hingga usia 7 tahun sampai saat ini.

Menurut pecinta burung Ciblek itu, yang utama adalah burung harus selalu disediakan makanan utama yaitu Ulat Kandang, meskipun burung sudah mau makan voer, maka jangan sekali-kali sampai 3 hari burung dipaksa makan voer saja tanpa diberi UK maupun Kroto, resikonya bisa fatal - burung akan sakit, bulu akan mengembang dan burung mulai tidak aktif yang lama kelamaan burung akan tewas.

Cara Merawat Ciblek Kebun Sampai Gacor, itu mudah saja. berikut ini Pak Beno menuturkan pengalaman pribadinya :
  1. Burung Setiap hari sebaiknya dikeluarkan dari rumah biar mendapat sinar matahari pagi, namun jangan lebih dari jam 9. 
  2. Ciblek Kebun cukup dimandikan 3 hari sekali, biarkan burung mandi sendiri dalam cepuk air yang kita sediakan, yang penting cepuk air harus diganti atau ditambah setiap hari.
  3. Selalu sediakan UK dalam wadah pakan yang ditaburi Voer.
  4. Seminggu sekali berikan Kroto 1 sendok, voer yang sudah disiangi.
  5. Burung Ciblek tak perlu dikerodong seperti burung kicauan lainnnya,
  6. Agar burung cepat jinak dengan pemiliknya, sebaiknya burung digantung di dekat aktifitas manusia setiap hari.
  7. Untuk menaikkan semangat hidup dan burung cepat gacor, ada baiknya seminggu sekali burung dipertemukan dengan burung sejenis atau anda memelihara burung Ciblek Betina sekaligus.
  8. Perlu di ingat juga bahwa burung Ciblek yang rajin berkicau adalah burung ciblek jantan.
  9. Sangkar tempat memelihara burung ciblek cukuplah dalam ukuran kecil, antara 25x25 atau 25x30cm. dengan tinggi 30cm.

Itulah cara mudah merawat burung ciblek agar cepat gacor atau rajin bunyi, semoga bermanfaat untuk rekan rekan ciblek mania.

Beda Burung, Beda Karakter, Beda Pula Cara Merawatnya

Banyaknya tips atau cara merawat burung dari berbagai sumber terkadang membuat newbie menjadi bingung menentukan model perawatan untuk burung kesayangannya. Misalkan saja burung cendet, meskipun sama-sama burung cendet namun model perawatan bisa saja berbeda untuk mencapai puncak prestasinya, karena jenis burung yang sama, karakter atau sifatnya bisa saja berbeda sehingga tuntutanan perawatan pun berbeda. 

Sebagai pecinta burung, kita harus memahami karakter dari burung yang kita pelihara, kita tidak bisa memaksakan satu burung dirawat seperti burung lainnya, atau menggunakan setingan orang lain karena dianggap paling TOP. Hal ini sesuai dengan filosofi manusia  juga, dimana setiap orang juga memiliki kapasitas dan kapabilitas yang tidak sama. ada orang yang makan sehari cukup 1 piring nasi, ada juga yang harus makan nasi 3 piring sehari.

Banyaknya model perawatan burung cendet maupun burung lain, yang kami bagikan di Gembala News, hanyalah sebagai perbandingan atau referensi yang mungkin cocok dengan karakter burung yang anda pelihara. Untuk itu anda juga patut melakukan riset setingan pakan yang pas sesuai kebutuhan burung itu sendiri.

Tidak hanya soal pakan, melainkan juga teknik perawatan lain seperti waktu mandi, penjemuran maupun kerodong. Ada burung yang harus dimanikan sehari dua kali, namun ada juga burung yang cukup dimandikan seminggu satu kali. Ada burung yang harus dikerodong siang dan malam hari, ada juga burung yang tak perlu dikerodong untuk bisa tidur tenang.

Karena perbedaan karakter atau sifat itulah, anda bisa melakukan berbagai percobaan setingan perawatan hingga anda menemukan setingan yang pas untuk burung kesayangan anda. Setiap perubahan setingan untuk menemukan hasilnya dapat di coba selama 1 minggu, bila anda merasa tidak cocok, bisa mencoba setingan lain di minggu berikutnya.

Salam Kicau maniak...

Jinakkan Burung Giras Liar Dengan Terapi Lapar

Bagi pecinta burung yang telah lama menggeluti dunia breeding maupun memelihara burung dari muda hutan tentu sudah tidak asing lagi dengan usaha menjinakkan burung liar yang masih giras atau menjinakkan burung giras karena stress. Sebelumnya saya jelaskan dulu tentang arti kata Giras, yaitu tingkah burung yang berlebihan, terbang gak karuan, menabrakkan ruji bahkan melukai dirinya sendiri karena burung merasa terancam dan ketakutan.

Sudah sifat hewan yang bisa terbang ini bila terancam akan terbang atau mematuk, untuk itu kita harus mengupayakan agar burung mau berkicau dan tenang di dalam sangkar sehingga burung tampak jinak meskipun jinak-jinak lalat.

Tidak hanya burung liar tangkapan hutan, sifat giras ternyata juga bisa di alami burung yang masih beradaptasi dengan lingkungan, burung yang ketakutan dengan suatu benda yang bergerak atau benda yang berwarna kontras. Bahkan saya pernah mengalami memelihara burung yang giras karena stress akibat sangkarnya pernah jatuh.

Dengan berbagai sebab sehingga burung menjadi giras, saya memiliki pengalaman menarik tentang cara menjinakkannya yaitu dengan memberikan terapi lapar pada burung, terutama untuk burung yang sudah mau makan voer. Meski demikian burung yang belum makan voer juga dapat di terapi lapar sehingga burung akan menjadi jinak, namun sayangnya ada kicau mania yang tidak menghendaki burung yang terlalu jinak karena dapat berakibat menjadi manja.

Penerapan Terapi Lapar dapat dimulai dari p
agi hari, bangun tidur atau sekitar pukul 6 pagi burung dikeluarkan, makanan di ambil, biarkan minumannya saja, kemudian jam 7 pagi burung dimandikan, setelah mandi tak perlu buru-buru memberinya makan, biarkan saja burung mengeringkan badannya dulu, sekitar pukul 8 atau mendekati pukul 8 barulah diberi makan secukupnya, diperkirakan pukul 2 sore sudah habis, sehingga antara jam 2 sampai jam 4 burung sudah merasa lapar karena tak lama kemudian anda sudah pulang kerja dan bisa memberinya makan.

Pemberian pakan agar lebih cepat jinak dapat dilakukan dengan menyuapinya baik dengan tangan maupun dengan lidi untuk pertama kalinya. Burung pemakan serangga seperti Cendet, Cucak ijo, Murai, Kacer dapat dijinakkan dengan menyuapi jangkrik, untuk yang masih benar-benar liar dapat diberikan dengan lidi, setelah beberapa kali menggunakan lidi, cobalah dengan langsung menggunakan tangan.

Berdasarkan pengalaman saya, untuk menjinakkan burung bakalan liar, maupun burung giras karena stress  dapat dilakukan dalam waktu 1 minggu.

Selamat mencoba dan semoga sukses...
Salam kicaumania Surabaya...

Tips Memilih Burung Bakalan/Bahan di Pasar

Beberapa Kicau Mania pendatang baru (pemula) yang ingin menggeluti dunia hobi burung ternyata banyak yang resah dan galau ketika ingin mengadopsi burung kicauan, bagi yang memiliki modal besar tentu tidak sulit karena tinggal membeli yang sudah jadi (ngoceh), namun memelihara yang sudah jadi seakan tidak ada seni hobinya, untuk itu berselancarlah ke pasbur untuk mencari bahan yang prospek. Ketika berada di tengah pasbur terkadang banyak juga yang galau karena takut gacoan yang dibeli betina atau tidak mau berkicau.

Jangan sungkan untuk bertanya pada penjualnya, manakah burung yang memiliki prospek bagus dan mana yang bukan, selain itu anda juga bisa mencari Referensi atau Artikel tentang Cara membedakan burung jantan dan betina, burung yang rajin berkicau dan mana yang tidak di berbagai web blog kicau mania seperti Om Kicau, Gembala News, Kissawa Bird Lover, Cendet Jatim, Mr Kicau dan berbagai media online tentang burung seperti agrobur, mkicau dan lain-lain.

Agar lebih mudah dalam memilih burung yang baik dan rajin berkicau, inilah Tips memilih burung bakalan di pasbur :
  • Pilihlah yang rajin makan, jika pemakan buah pastikan burung mau makan pisang atau pepaya yang disediakan, ini menandakan burung yang sehat dan memiliki hasrat hidup yang tinggi. karena untuk burung bakalan yang paling penting adalah mau hidup, sedangkan berkicau itu adalah urusan nomor dua.
  • Pilihlah yang memiliki tubuh proporsional, dari kaki, badan, leher, kepala, paruh, mata yang sehat dengan ukuran dan panjang yang sesuai.
  • Pilihlah burung yang sehat, ceria dan lincah, bukan burung yang jekukruk/lesu dan tampak sakit.
  • Pilihlah burung yang ada ekornya baik, jari-jari kaki lengkap, mata sehat.
  • Pilih yang berparuh tebal, lebar,  lurus dan proporsional. ini menandakan burung memiliki suara yang keras, tajam dan jelas.
  • Kaki yang sehat, mencengkeram kuat menandakan burung memiliki kuda-kuda yang kokoh untuk bertarung baik juga untuk berkicau saat di lomba.
  • Pilihlah yang berkelamin jantan, karena yang berkelamin jantan umumnya akan rajin berkicau dan memiliki variasi lagu lebih banyak, untuk referensi jantan dan betinanya burung dapat anda lihat diberbagai web referensi seperti yang saya sebutkan diatas.
Hati hati membeli kucing dalam karung, karena di beberapa pedagang burung yang berlaku curang, kecurangan itu seperti :
  • Menyemir burung cucak ijo betina menjadi seperti jantan yang ditandai dengan topeng hitam dilehernya, dengan menyemir lehernya menjadi hitam.
  • Menyemir Kacer putih menjadi hitam, karena kacer hitam harganya lebih mahal, atau menyemir kacer betina menjadi seperti jantan.
  • Menyambung ekor burung murai batu lampung dengan ekor burung murai batu ekor panjang alias Medan.
  • Dengan seruling yang dipasang di lidah seseorang secara mahir bisa membuat seakan burung di dalam kardus bisa berkicau, hal semacam ini perlu di waspadai dan tak perlu dibeli, tinggal saja daripada jadi ribut dipasar. tidak mungkinlah burung didalam kardus yang sempit akan berkicau, di dalam sangkar saja belum tentu mau berkicau kok.
Mengadopsi burung berkicau dari pedagang resmi yang memiliki stand lebih bijaksana, atau membeli burung dari hasil breeding bakal lebih baik lagi, sehingga hobi anda tidak merusak lingkungan karena memakmurkan para pemburu.

 

Sabar, Kunci Sukses Merawat Burung

Merawat Burung bukan hanya bicara soal hobi melainkan bisa lebih jauh tentang Bisnis, siapa pun tentu saja ingin sukses dalam berbisnis yang berkaitan dengan hobi, untuk itulah kali ini saya ingin memberi motivasi kepada diri saya sendiri dan pecinta burung dimana pun berada, agar bisa meraih sukses dalam usaha penangkaran maupun merawat burung berkicau, karena menurut saya banyak kicau mania yang sering galau saat melakukan pemeliharaan burung.


Sabar adalah Kunci Sukses Merawat Burung
Kata sabar cukup mudah untuk di ucapkan namun tidak mudah untuk di aplikasikan, Sabar dalam menghadapi setiap cobaan, sabar menghadapi tingkah momongan yang susah diatur, Sabar dalam merawat burung yang sakit, Sabar dalam setiap memberi pakan dan minum meskipun tangan di patok oleh paruh burung yang runcing seperti cendet maupun lovebird, Sabar bila burung  kesayangan lepas.

Semua ungkapan sabar diatas adalah wujud keikhlasan kita dalam memelihara burung, Merawat burung butuh kesabaran dan konsisten dalam memberikan pakan maupun perawatan lainnya. Dengan kedisiplinan dan ketelatenan burung akan terbiasa dengan setingan si bos (pemiliknya) sehingga dia akan bergantung hidup pada manusia, sebagai rasa terima kasih burung pun akan rajin berkicau.

Beberapa burung hasil penangkaran mungkin akan lebih mudah dalam perawatan, namun burung yang Hasil penangkaran bakal lebih sulit untuk di jinakkan, untuk itu sebagai pecinta burung kita harus benar-benar lebih sabar menghadapi sifat liar burung. Bukan menyiksa apalagi menakut-nakuti burung yang masih liar, membiasakan burung berada dilingkungan baru terkadang menyiksa namun tak mengapa agar burung memiliki mental yang kuat, namun anda harus Sabar bila burung tiba-tiba stress atau macet bunyi.

Menurut pantauan saya dari berbagai pengalaman para pecinta burung, mereka pernah mengalami atau merawat burung dalam waktu setahun bahkan lebih namun burung tidak juga berkicau, namun dengan kesabaran tinggi dan menerapkan metode perawatan yang intensif akhirnya burung pun akan menyatu dengan jiwa pemiliknya sehingga burung pun menjelma menjadi burung juara diberbagai event.

Pemelihara burung anis merah atau punglor adalah salah satu contoh perawat burung paling sabar, karena burung ini sangat suka kelembutan dan kasih sayang sehingga burung mau berkicau dan telllerrr. 

Contoh perawatan burung yang sabar :
Konsisten diwaktu yang sama dalam memelihara burung, misalnya burung biasa di mandikan pukul 7 pagi, ya setiap pagi burung dimandikan. Jika biasanya dijemur dulu yaa dijemur dulu, jika langsung diberi EF ya langsung diberi, buat model perawatan yang sama dan konsisten setiap hari niscaya burung akan mengetahui jadwal dan kebiasaan pemiliknya dalam merawat.

Be Patient to be Success... 
Salam kicau mania

Cara Menyimpan EF Jangkrik, Kroto, UK dan UH

Bagi seorang kicau mania, baik itu pecinta burung cendet, pecinta burung kacer, pecinta burung prenjak, cucak ijo, teledekan maupun pecinta burung murai, ketersediaan EF setiap hari mutlak diperlukan agar burung rajin berkicau setiap hari maupun persiapan untuk lomba, kecuali anda ingin menggunakan Setingan Burung Rumahan seperti artikel kami terdahulu. Begitu pentingnya EF Jangkrik, Kroto, UK - Ulat Kandang dan UH - Ulat Hongkong maka kita harus menyimpannya dengan baik agar mampu bertahan lama, tidak mati atau tidak membusuk.

Mengingat masih banyaknya pecinta burung junior, kali ini Gembala news ingin berbagi tips Cara Menyimpan EF Jangkrik, Kroto, UK dan UH karena di banyak forum atau group banyak yang menanyakan teknik penyimpanan tersebut.

Jangkrik 
Jangkrik yang diberikan pada burung sebaiknya adalah jangkrik yang sehat dan hidup sehingga burung merasakan serangga segar yang lezat. Untuk menyediakan jangkrik segar itu bisa diperoleh dengan mencari di alam maupun memeliharanya dalam wadah khusus dan memberi makanan yang bersih dan sehat berupa sayuran seperti daun singkong, daun pepaya, daun sawi, kubis. 

Agar jangkrik tidak mudah mati sesuaikan populasi jangkrik dengan luas wadah jangkrik, karena bila tempat jangkrik terlalu sempit dan diberi jangkrik banyak, sifat jangkrik yang kanibal akan saling membunuh sesama jangkrik sehingga anda akan menemukan jangkrik mati setiap harinya. Selain itu kematian jangkrik bisa juga disebabkan sirkulasi udara yang cukup, untuk itu gunakanlah wadah jangkrik yang punya sirkulasi cukup baik.

Kroto
Menyimpan telur semut atau kroto umumnya di letakkan di dalam kulkas, dengan cara : Siapkan wadah dari tupperware atau wadah yang rapat, dasarnya diberi koran, kemudian kroto yang telah disiangi atau dibersihkan dari kotoran dan semut rangrang dimasukkan dalam wadah tersebut, tutup dengan rapat kemudian masukkan dalam kulkas (bukan freezer). 

Bagi yang tidak memiliki kulkas bisa juga menyimpan kroto dengan cara : beli kroto yg belum disiangi taruh di tampah/besek yg agak lebar digantung, gantungan nya diberi kain yg dibasahi oIi kasih daun mangga 2/3 lembar yg masih hijau,  setiap hari daun nya diganti. Wadah di gantung diberi oli agar Kroto tidak dimakan semut, karena musuh utama kroto adalah semut.

UK - Ulat Kandang
Larva serangga atau Ulat kandang umumnya disediakan untuk burung prenjak, ciblek, cendet, glatik dan aneka burung bakalan. Menyimpan UK harus hati-hati karena serangga ini banyak musuhnya yaitu semut dan cicak, meskipun harus aman namun harus memiliki sirkulasi yang cukup agar UK cukup mendapat udara. 

Untuk penyimpanan UK dalam 2-4 hari dapat dilakukan dengan cara : Beli UK 2rb kemudian masukkan dalam bak kecil yang bisa digantung, gantungan diberi kain yang dibasahi oli, kemudian bak kecil tadi taburi dengan voer agar UK bisa makan sehingga UK tidak mati. Selain voer anda juga bisa memberi Ketela atau singkong sebagai makanannya.

UH - Ulat Hongkong
Karena pemberian Ulat hongkong tidak sesering dan tidak sebanyak UK, maka jika beli UH dan menyimpan UH cukuplah seperlunya, tidak terlalu banyak. adapun cara menyimpan UH bisa diaplikasinkan dengan cara menyimpan UK seperti catatan kami diatas.

Itulah Tips Cara Menyimpan EF yang dapat kami bagikan disini, semoga bermanfaat untuk rekan rekan pecinta burung.


Tips Memelihara Burung Untuk Rumahan

Hobi memelihara burung berkicau tidak hanya berlaku untuk yang hobi lomba maupun penghobi rumahan, karena begitu banyaknya rekan-rekan kicau mania yang membagikan tips memelihara burung untuk lomba dan settingan lomba, kali ini saya di Gembala News ingin berbagi Tips Memelihara Burung Untuk Rumahan agar tidak terlalu boros di biaya pakan, praktis dalam perawatan yang fleksibel namun burung tetap tumbuh sehat dan rajin berkicau.

Kenari Rumahan Cara Pemeliharaan Suka Suka
Memelihara burung untuk penghobi rumahan berbeda dengan mereka yang doyan latber atau lomba, karena penghobi rumahan harus bisa menyesuaikan dengan kesibukan sehari hari, selain itu penghobi burung tidak harus memelihara banyak burung agar tidak banyak menyita waktu untuk bekerja dan beraktivitas bersama keluarga.

Jika bermaksud untuk kicauan dirumah, sebaiknya memelihara burung dari bakalan saja agar bisa mengatur pola makan sejak dini, sehingga burung tidak memiliki kebiasaan manja atau kebiasaan diberi pakan EF yang berlebihan, karena para kicau mania penghobi lomba bakal menggenjot banyak EF agar burung lekas berkicau dan koncer saat dilombakan.

Alternatif selain memelihara dari bakalan yang masih muda adalah dengan membeli burung peliharaan rumahan juga dari teman, bukan dari teman pemain burung lomba. Karena menurut pengalaman pecinta burung yang bukan pemain lomba, membeli burung dilomba hanya akan membuat lelah dan boros dipakan karena burung lomba makanannya sangat istimewa, yaitu memaksimalkan Kroto maupun EF lain.

Mulailah memelihara dari lolohan atau bakalan muda yang sudah makan sendiri, ajarkan burung muda liar itu untuk mau makan vour agar biaya pakan tidak terlalu mahal kelak, Setiap hari cukup di beri jangkrik 3 ekor di sore hari atau malam hari setelah anda pulang kerja, memandikan burung hanya diwaktu senggang anda misalkan hari sabtu yaa setiap sabtu saja dimandikan, sedangkan di hari lain tak perlu dimandikan.

Penjemuran untuk burung rumahan juga tidak harus maksimal seperti burung lomba, cukuplah dipagi hari sebelum anda bekerja dikeluarkan sebentar di matahari pagi, kemudian anda tinggal mandi atau sarapan, dan sebelum berangkat kerja burung diletakkan di teras kembali sampai anda pulang kerja, jaga ketersediaan pakan utama seperti vour, pisang, milet, UK agar burung memakan makanan yang harganya terjangkau itu.

Pada awal pemeliharaan mungkin burung tidak mau berkicau, namun setelah beradaptasi dengan manusia, hidup merasa nyaman dilingkungan manusia, mendapat makan vour yang cukup gizi dan vitamin yang lengkap dan tak pernah telat setiap harinya maka lama kelamaan burung akan ngoceh juga, hal ini sesuai dengan pengalaman Jan Olok pecinta burung dari Padas, Ngawi yang hanya memberi voer kroto sari untuk burung cendet kesayangannya.

Membersihkan sangkar pun tidak harus tiap hari, cukuplah 3 hari sekali diwaktu senggang anda, baik itu malam hari atau pagi hari tidak menjadi masalah, demikian juga tentang jadwal memandikan, anda pun tetap bisa memandikan burung dimalam hari maupun di pagi hari, karena ini burung untuk rumahan jadi cara perawatan dan setelan pakan di sesuaikan dengan ketersediaan waktu anda.

Dengan model perawatan yang teratur sesuai kapasitas anda, tanpa harus memaksakan setingan perawatan kicau mania lainnya, saya yakin burung akan tetap berkicau dan interaksi anda dengan burung yang terjadwal bakal di ingat burung, sehingga saat anda akan pulang kerja burung pasti akan berkicau sampai anda datang karena menyambut kehadiran anda untuk diberi makan, hal ini sesuai dengan model perawatan Jalak Suren milik Mas Jono, di Mojokerto, Jawa Timur.

Menggantung burung hanya ditempat yang sama di siang hari merupakan solusi tepat agar burung merasa memiliki wilayah yang dikuasai sehingga burung akan lebih rajin berkicau bila ada orang lain datang, binatang buas maupun suara gaduh yang bukan biasanya. Sedangkan dimalam hari burung perlu diletakkan ditempat yang nyaman agar bisa beristirahat dengan tenang, tapi bukan diruang ber AC. Cukuplah burung dikerodong di malam  hari agar burung tidak terkena angin malam.

Meskipun burung rumahan, anda juga dapat mengajarinya berkicau dengan suara burung lain, yaitu dengan memperdengarkan suara masteran yang anda kehendaki. Sesekali burung juga boleh di ajak gathering dengan pecinta burung lainnya agar mental burung semakin terasah. di akhir pekan anda juga bisa meletakkan burung di bawah pohon agar burung merasakan udara segar seperti layaknya di alam liar, agar burung tidak merasa stress dengan lingkungan monoton.

Untuk memilih jenis voer atau milet agar praktis sediakan saja makanan yang mudah dibeli di daerah anda, tak perlu memberikan voer dari teman yang harganya mahal dan sulit dibeli di daerah anda karena dalam jangka panjang bakal mempersulit anda sendiri. menurut Cendet Mania, burung cendet pun bisa gacor owor owor cukup dengan Voer Lele, semua itu tergantung dari kebiasaan. Namun jangan diberi Voer Ayam, karena burung bisa over weight sehingga burung jadi malas berkicau.

Demikian catatan saya tentang cara memelihara burung berkicau untuk rumahan, semoga bermanfaat bagi kicau mania rumahan seperti saya, perkenalkan nama saya Putera Gembala yang sudah hobi memelihara burung dalam 5 tahun terakhir. Untuk tips memelihara burung berkicau lainnya bisa anda lihat di Gembala News dan Kissawa Bird Lover.

Cara Memberi EF Jangkrik Pada Burung Peliharaan

Burung yang hidup dalam pemeliharaan manusia baik disangkar umbaran maupun di sangkar harian makanannya sangat bergantung pada manusia, dia akan menyantap apa pun yang diberikan majikannya, untuk itu berhati-hatilah ketika memberi EF Jangkrik pada burung peliharaan karena burung yang sudah jinak dan bertahun tahun hidup di sangkar kemampuannya dalam mencari pakan sudah hilang atau berkurang meskipun itu adalah burung predator, sehingga bila anda tidak memberikan pakan yang siap telan burung bisa kesedak.

Belajar dari pengalaman seorang teman yang bernama Rustam - Dukuh Pakis - Surabaya yang memelihara burung Cendet sudah cukup lama sekitar setahun lebih, burung sudah rajin berkicau dan sangat rajin dalam pemeliharaannya, suatu hari pak Rustam keluar kota, sehingga yang memberi pakan Burung Cendet adalah isterinya, karena tidak tahu kebiasaan Cara Memberi Jangkrik, oleh istrinya jangkrik langsung diberikan apa adanya, ada kakinya yang keras dan sayap pun di ikutkan. akhirnya burung kesedak, burung tak bisa bernafas karena jangkrik nyangkut di tenggorokan dan burung pun tewas.

Lalu bagaimana cara memberi jangkrik yang benar ? ini caranya :
  • Ambil cepuk khusus EF
  • Bersihkan kaki jangkrik yang keras (sotang, jawa)
  • Jangkrik bersayap dibuang saja karena kandungan nutrisinya sudah banyak yang hilang.
  • Berikan sesuai porsi kebiasaan ke dalam wadah tersebut kemudian masukkan kembali ke sangkarnya.
  • Jangan melempar jangkrik ke dalam sangkar atau memberikan langsung pakai tangan.

Itulah tips singkat yang dapat saya bagikan tentang cara memberi pakan jangkrik pada burung cendet, kacer, cucak ijo, murai, teledekan, cucak rowo maupun burung ocehan yang lain.

Tanda Tanda Burung Kutuan

Burung yang diserang kutu biasanya adalah burung yang baru di dapat dari hutan atau baru beli bakalan muda hutan, burung yang terserang kutuan karena burung tidak pernah mandi dan kutu banyak tersebar di pohon maupun rerumputan sehingga burung yang kutuan akan menunjukkan gejala-gejala aneh. Selain itu burung yang diserang penyakit kutu adalah burung yang sangkarnya jarang dibersihkan. 

Ekornya rusak karena dicabuti terus akibat penyakit kutu
Berdasarkan pengamatan saya pada burung ciblek maupun burung cendet yang baru saja saya dapatkan dari seorang teman, burung ini tampak terserang kutu yang tampak pada :
  • Kutu akan keluar ke permukaan bulu di pagi hari disaat burung baru bangun tidur
  • Bila burung dijemur atau habis dimandikan akan tampak sering menggaruk-garuk kulit atau bulunya sehingga bulunya banyak yang rontok dan rusak.
  • Bila yang diserang adalah daerah ekor maka burung akan berusaha mencabuti bulu ekornya.
  • Bulu tampak kusam dan rusak
  • Burung akan terus menggaruk bagian yang gatal sehingga bila ngoceh akan terputus-putus karena merasa tidak nyaman.

Solusi untuk mengatasi burung kutuan dapat dilakukan dengan cara memandikan burung menggunakan sampo bayi agar tidak pedih dimata, menyemprot burung dengan air rebusan daun sirih atau air beras. Dengan tiga bahan ini terbukti ampuh mengendalikan kutu yang ada di permukaan maupun yang berada di dasar bulu namun menyemprotnya harus lebih kedalam. agar tidak mata sebaiknya lebih berhati hati saat menyemprotnya.

Untuk mencegah penyebaran kutu pada burung yang lain sebaiknya sangkar dan burung sering dibersihkan, sangkar 2 minggu sekali di semprot dengan desinfektan terutama adalah bagian dasarnya yang banyak bersarang kotoran dan kuman.

Ciri Ciri Prenjak Tebu Jantan

Prenjak Tebu adalah jenis prenjak yang hidup diperkebunan tebu, habitat dan tempat berkembang biaknya adalah di semak semak sekitar tebu atau di rerimbunan pohon tebu. Prenjak Tebu Jantan adalah burung yang sangat gemar berkicau hampir disetiap musim, di pagi hari maupun di sore hari terutama setelah turun hujan. Karena yang berkelamin jantan adalah yang paling rajin berkicau maka yang layak untuk dipelihara dirumah untuk obat kangen tentunya Prenjak Tebu Jantan. Seperti apa Ciri Ciri Prenjak Tebu Jantan? Berikut ini admin Gembala News ingin berbagi tips sebagaimana ciri-ciri Burung Ciblek Sawah Jantan dalam artikel kami terdahulu.

Prenjak Tebu berdasarkan penelusuran kami memiliki fisik yang lebih besar daripada Prenjak Sawah maupun Ciblek Kebun, dapat dikatakan ciri fisiknya hampir sebesar Prenjak Gunung, dengan dada yang berwarna kuning. 

inilah Ciri Ciri Prenjak Tebu Jantan
  • Memiliki ukuran tubuh lebih besar diantara sekelompok burung prenjak tebu
  • Dengan bulu dada yang bersih krem ke kuningan
  • Memiliki kumis yang kaku
  • Ciri yang paling penting dari sekian banyak ciri adalah dari paruhnya, bila paruh atas dan bawah berwarna hitam nyambung menandakan itu adalah Prenjak Jantan. karena untuk yang betina paruh bagian bawah akan berwarna putih.

Selain ciri ciri diatas agar burung rajin berkicau dan memiliki volume yang keras sebaiknya juga mempertimbangkan jenis paruh yang tebal dan lebar, karena jenis paruh seperti ini diyakini akan menghasilkan suara yang keras. Bila ada burung yang memiliki kepala besar dan leher yang menggelembung ini juga menandakan burung yang cerdas dan memiliki gaya ngotot ketika berkicau.

Itulah Ciri Ciri Prenjak Tebu Jantan dan sedikit tips memiliki bakalan burung prenjak yang baik menurut pengalaman kami dan masukan dari para Prenjak Mania.

Ciri Ciri Ciblek Jantan dan Betina

Burung Ciblek yang rajin berkicau dengan variasi lagu yang banyak adalah Ciblek berkelamin jantan, untuk itu bila memilih ciblek untuk dipelihara pilihlah yang berkelamin jantan. Seperti apa ciri ciri Ciblek jantan atau Ciblek  betina? berikut ini gembala news ingin berbagi kepada rekan rekan sekalian agar kita semua bisa merasakan indahnya kemerduan Kicauan Burung Ciblek.

Sahabat Gembala News  inilah ciri-ciri burung ciblek jantan dan betina berdasarkan kutipan kami dari berbagai sumber di internet dan sesama Ciblek Mania  :

Ciri-ciri Ciblek Jantan
> Badan lebih besar
> Ekor lebih panjang dari yang betina.
> Bulu dada atas dan samping kanan kiri berwarna hitam.
> Bulu dada di bagian perut kuning keputih-putihan.
> Atas kepala hingga ke sayap warna abu-abu gelap
> Kalau Ciblek dewasa paruh bawah berwarna hitam
> Kicau, bunyi suara ciikrak ciikrak.

Ciri-ciri Ciblek Betina
> Badan lebih kecil
> Ekor lebih pendek dari yang jantan
> Bulu dada kuning keputihan
> Bulu atap kepala hingga ke sayap abu-abu pucat
> Pada burung dewasa paruh bawah berwarna putih
> Mempunyai alis berwarna putih di atas mata
> Kicau bunyi suara cineniin cineniin.

Semoga rekan-rekan menemukan Ciblek impian yang mampu berkicau dengan suara yang baik dan memiliki mental yang baik pula, untuk mencari artikel burung lainnya temukan hanya di Gembala News.

Agar Ciblek Sawah Cepat Gacor

Kicauan Ciblek Sawah dengan nada klik klik klik klik klik... yang di ulang ulang dalam durasi yang lama dan rapat merupakan kemerduan suara alam yang tiada duanya. Untuk membuat agar burung Ciblek cepat gacor disebutkan oleh beberapa KM termasuk sulit. Bahkan ada ciblek mania yang mengatakan memelihara Ciblek sawah lumayan sulit karena burung ini rentan sakit dan akhirnya mati dalam perawatan manusia, agar hal ini tidak terjadi kali ini kami ingin berbagi tips untuk Gembala News.

Ciblek Sawah adalah burung yang lincah dan jarang yang nancep, ulahnya sering menjengkelkan karena tak pernah mau berhenti, karena ini adalah sudah menjadi kebiasaannya maka biarkanlah, bila perlu berikan sangkar yang sedikit longgar atau besar sehingga dia memiliki ruang yang cukup untuk beterbangan, meskipun dengan sangkar kecil cukup membuatnya leluasa bergerak. 

Inilah perawatan agar ciblek sawah cepat gacor :
  • Seperti perawatan burung berkicau lainnya, setiap pagi burung dikeluarkan dari rumah agar mendapatkan cahaya matahari pagi.
  • Ciblek dimandikan dengan semprotan yang lembut, cukup basah saja jangan terlalu basah kuyub.
  • Berikan makanan utamanya Ulat Kandang, sedikit kroto dan Jangkrik kecil-kecil 2 ekor saja.
  • Kemudian burung dijemur hingga bulu-bulu tampak kering
  • Pindahkan ketempat yang teduh setelah burung tampak kepanasan (megap-megap).
  • Siang hari burung tak perlu dikerodong, setelah cukup makan dan merasa nyaman disangkar tersebut biasanya burung akan berkicau.
  • Seminggu sekali burung dapat dipertemukan dengan Ciblek Betina, agar menaikkan birahinya sehingga burung Ciblek Jantan akan terus mencari pasangan dan terus berkicau.
  • Dimalam hari burung dikerodong agar bisa istirahat dengan tenang.

Itulah Cara Merawat Ciblek Sawah agar cepat gacor (rajin berkicau), inti dari perawatan burung agar cepat berkicau adalah sabar dan konsisten, menyediakan makanan favorite berupa serangga hingga puas.
Demikian dari Gembala News, Salam Kicau Mania...

Followers




Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Infoting | Bloggerized by Putera Gembala